Terkait Larangan Caleg Eks Napi Koruptor, Airlangga: Golkar Utamakan Bersih dan Berintegritas
kabargolkar.com - Partai
Golkar, tak mau larut dalam polemik larangan nyaleg bagi
eks napi koruptor. Ketua Umum Partai Golkar,
Airlangga Hartarto menilai, jika KPU sudah memutuskan maka Golkar hanya tinggal menambah jumlah kader yang bakal jadi maju caleg.
"Yang paling penting kita menambah fungsionaris saja, gitu. Pokoknya kita ya memperbanyak kader-kader kita. Lihat saja kader-kader kita 1.200 itu," kata Airlangga di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/7/2018).
[caption id="" align="aligncenter" width="660"]
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menggelar konferensi pers. (FOTO: Istimewa)[/caption]
Airlangga pun menegaskan bahwa mereka tetap mengacu pada regulasi yang sudah ada. Menteri Perindustrian ini menjelaskan prioritas Golkar saat ini adalah partainya dapat ikut pileg dengan caleg yang berkualitas.
"Golkar lihat kepada regulasi yang berlanjut. Bukan dukung mendukung, yang penting Golkar pileg," ucapnya.
[caption id="" align="aligncenter" width="660"]
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menggelar konferensi pers. (FOTO: Istimewa)[/caption]
Dia berkata, terpenting bagi Golkar adalah calon yang bersih, bukan pro dan kontra soal larangan nyaleg bagi koruptor tersebut. Selain itu, untuk mencegah kader melakukan tindak korupsi, Airlangga mengatakan partainya sudah menyiapkan pakta integritas.
"Kalau di
Golkar bukan diutamakan. Golkar kan mengutamakan bersih dan berintegritas. Jadi kita lihat semuanya, track record bersih," tutup
Airlangga Hartarto.
sumber berita