Sementara itu, Ketua Umum Ketua Umum PB Wushu Indonesia (PBWI), Airlangga Hartarto pada kesempatan ini melaporkan bahwa acara ini merupakan salah satu ajang kegiatan dari serangkaian program sirkuit nasional yang diikuti oleh 373 atlet junior potensial.
Para atlet ini adalah hasil penyaringan dari 1800 atlet junior pada tahun 2020 dan telah ditetapkan oleh PB Wushu. Untuk sirkuit nasional pertama telah digelar Maret lalu dan sirkuit ketiga akan dilaksanakan di November 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan disiplin karena masih situasi pandemi.
Airlangga mengatakan acara ini digelar untuk memberikan kesempatan pada atlet senior yang sedang mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) di provinsi yang sedang dipersiapkan untuk mengikuti PON XX Papua.
“Sirkuit ini sebagai uji coba dan tentunya di situasi pandemi ini berbagai sektor termasuk kegiatan olahraga ini sangat terdisrupsi. Namun PBWI tidak berhenti dan diam untuk melakukan pembinaan termasuk melalui sirkuit ini,” ujar Airlangga.
Airlangga juga menjelaskan bahwa PBWI pada tahun 2022 nanti mendapat penugasan sebagai tuan rumah kejuaraan dunia wushu yunior yang rencananya akan dilaksanakan di akhir tahun 2022 di ICE BSD Tangerang. Selain itu juga akan mengikuti Asian Games di Hangzhou Cina dan Universiade di Chengdu Cina.
“Oleh karenanya, agenda tersebut harus menjadi perhatian bagi pengurus dan pelatih agar menyiapkan program dan strategi agar atlet-atlet kita dapat menorehkan prestasi terbaik dan dapat mengharumkan nama dan bangsa yang tentunya dengan berkibarnya bendera Merah Putih dan dikumandangkannya lagu Indonesia raya di setiap kegiatan yang kita ikuti,” katanya.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekjen KONI Pusat, Ade Lukman, Ketua Komite Olimpiade Indonesia yang diwakili Komite Eksekutif, Bapak Wushu IGK Manila dan Ketua Wushu daerah seluruh Indonesia.