b. Koperas memerlukan semacam Lembaga Penjamin Likuiditas sehingga likuiditas koperasi lebih terjamin dan aktivitas usaha koperasi lebih terdukung.
3. Bapak Sukirno (KUD Kebasen)
a. Saat ini Banyak KUD sedang mengalami depresi, mati segan hidup keberatan.
b. Saat ini KUD Kebasen hanya bisa eksis di usaha PPOB
4. Mas Sarwono ( KPRI NEU Banyumas)
a. Beberapa tahun ini, NEU Banyumas sedang berjuang membangun toko swalayan di luar pagar RSU Banyumas. Hal ini sebagai bagian dari membangun kemandirian koperasi.
b. Kami sangat setuju dengan ide Mas Danan tentang lembaga penjamin likuiditas bagi seluruh koperasi di lingkungan Kab. Banyumas. Hal ini untuk mendukung koperasi untuk bisa melakukan investasi jangka panjang. Saat ini, koperasi- koperasi melakukan investasi jangka panjang dengan hutang jangka pendek.
c. Kami juga siap dilibatkan bila koperasi-koperasi bergabung mendirikan DC ( Distribution Centre)
d. Berkaitan dengan agenda pengentasan kemiskinan, NEU Banyumas belum menyentuh secara langsung, tetapi KPRI NEU sudah mengembangkan taman bacaan di lingkungan masyarakat sebagai bagian dari upaya pengentasan buta huruf.
e. Perlu ada regulasi yang mendorong koperasi itu tidak ekslusif sehingga terbuka pada semua lapisan masyarakat.
5. Pak Tarso (KUD pekuncen)
a. Pupuk dan jasa angkutan masih jalan walau mengalami penurunan dalam hal produktivitas.
b. KUD Pekuncem juga masih terkait dengan persoalan KUT dan hal ini sangat mengganggu KUD dalam mengembangkan ragam program-program berikutnya. [Sumber]
Â