Sarmuji sejak awal mendorong Golkar berkolaborasi serius dengan Muslimat NU di Jawa Timur
Kabar Golkar 09 Juli 2018
Kabar Golkar - Karangan bunga bertuliskan ucapan selamat berderet di depan kediaman Khofifah Indar Parawansa di Jemursari, Surabaya. Sore itu, tetamu tak henti mengalir. Sang empunya rumah memenangi Pemilihan Gubernur Jawa Timur.
Jarak tiga jam berkendara dari Jemursari, di Jalan Dr. Sutomo Bojonegoro, karangan bunga serupa menghiasi griya sederhana Anna Mu’awanah, politikus senior PKB yang memenangi Pemilihan Bupati Bojonegoro.
Khofifah dan Anna hanya dua dari 10 perempuan yang kini menduduki singgasana kepala daerah di Jawa Timur. Mereka sama-sama Pengurus Pusat Muslimat NU--badan otonom Nahdlatul Ulama.
Di ujung timur Pulau Jawa, partai politik takluk oleh organisasi perempuan, dan para perempuan melenggang menuju takhta. Mereka merebut pucuk pimpinan daerah, dari tingkat kabupaten/kota sampai provinsi.
Pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Juni 2018, selain Khofifah dan Anna yang unggul, ada Munjidah Wahab juga memenangi Pemilihan Bupati Jombang, dan Ika Puspita Sari menjadi jawara di Pemilihan Wali Kota Mojokerto.
Mereka semua pengurus struktural Muslimat NU. Khofifah adalah Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU, Anna Sekretaris PP Muslimat NU, Munjidah Ketua Muslimat NU Jombang, dan Ika pengurus Muslimat NU Mojokerto.
Total, Jawa Timur kini memiliki 10 kepala daerah perempuan, belum termasuk yang menjabat wakil kepala daerah. Dan mereka secara kultural merupakan Muslimat NU.
Kedigdayaan Muslimat NU diakui partai-partai politik. Ia bukan sembarang organisasi, tapi jaringan yang telah mengembang matang.
Muslimat NU, menurut Wasekjen Golkar Muhammad Sarmuji, ialah organisasi masyarakat yang solid, militan, dan efektif, dengan tingkat partisipasi politik tinggi.
Itu pula salah satu alasan Golkar percaya diri mengusung Khofifah-Emil Dardak pada Pilgub Jawa Timur. Sarmuji sejak awal mendorong Golkar berkolaborasi serius dengan Muslimat NU di Jawa Timur.
“Satu kelemahan Golkar di Jawa Timur adalah tidak punya jaringan yang bisa menyentuh akar rumput seperti yang dimiliki Muslimat,” ujar Sarmuji kepada kumparan di Senayan, Jakarta, Rabu (4/7).
“Memang banyak ormas yang berafiliasi ke Golkar, tapi tidak ada yang sehebat Muslimat bisa bergerak sampai akar rumput,” imbuh legislator DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VI itu.
Ia tak berlebihan. Jumlah pengurus cabang Muslimat NU di Jawa Timur bahkan lebih banyak dari total kabupaten/kota di provinsi itu. Di Jawa Timur yang terdiri dari 38 wilayah administratif (29 kabupaten dan 9 kota), Muslimat NU memiliki 42 cabang.
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.