Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Momentum Tahun Baru Islam, Mahyudin Dorong Upaya Pemulihan Ekonomi
  Bambang Soetiono   11 Agustus 2021
Wakil Ketua DPD RI Mahyudin. (ist)

kabargolkar.com, JAKARTA - Di era Pandemi covid-19 sangat dirasakan oleh masyarakat diseluruh kelas, baik dari kelas atas maupun dari kelas ekonomi ke bawah, dengan segala kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang dilakukan secara bertingkat yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah, hingga hari ini 11 Agustus 2021, kasus Covid secara statistik belum menunjukkan penurunan signifikan.  

Indonesia masih memiliki 3.718.821 kasus positif dengan tingkat kematian 110.619 jiwa (2.97%). Meski demikian, Ditriwulan ini Pertumbuhan Ekonomi Nasional berdasarkan data Statistik 5 Agustus 2021, Produk Domestik Bruto (PDB) Ekonomi Indonesia Triwulan 2-2021 tumbuh 7,07 persen (y-on-y), secara akumulatif 3,31 persen (q-to-q) dan bidang yang paling tinggi angka pertumbuhannya di bidang Perdagangan dengan angka 9,44%.   

Namun, Kondisi ekonomi ditengah dampak Covid menjadi satu kasus yang masih krusial mengingat masyarakat bawah menjerit karena makin beratnya kondisi ekonomi sehingga masyarakat menjadi dilema dengan kondisi yang tidak pasti ini.

Data Pusat Statistik Kalimantan Timur, tertanggal 5 Agustus 2021 mencatat bahwa Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara y-on-y naik 5,76% dibanding dengan tahun lalu di -1,38 %, ini menjadi berita baik bagi pemerintah maupun masyarakat Kalimantan Timur.   

Pertumbuhan ekonomi lokal (kaltim) paralel dgn pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan ke 2 karena terjadi pelonggaran, tetapi pada triwulan ke 3 dengan PPKM level 4 kemungkinan akan kembali turun,  jadi sangat tergantung oleh kebijakan. Selain itu ketersediaan vaksin menjadi persoalan untuk mempercepat vaksinasi. Khusus untuk kaltim sendiri seperti dikemukakan gubernur (live kompas tv 9/8/021) sudah tidak ada stok vaksin tentu ini menjadi kendala.

Berdasarkan pernyataannya kepada kabargolkar.com, Rabu (11/8/2021), dalam menyambut hikmah Tahun Baru Islam, Wakil Ketua DPD RI Mahyudin menyarankan kepada pemerintah dan stakeholder yang terkait untuk memperhatikan beberapa hal agar situasi tidak semakin rumit. 

Pertama, Mahyudin meminta pemerintah memberikan kesehatan yang baik kepada masyarakat di tengah pandemi ini.

"Agar menekan angka kematian dengan memastikan prasarana Kesehatan yang memadai dari daerah-daerah sehingga semua masyarakat mendapat pelayanan Kesehatan baik masyarakat di kota, pedesaan bahkan masyarakat perbatasan," jelasnya.  

Kedua, Mahyudin meminta masyarakat tetap di rumash saja selama ppkm. "Menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah kecuali sangat penting," lanjut Mahyudin.

Sosok politikus partai Golkar ini juga mendorong pelaku UMKM tetap berkiprah dan turut membantu upaya pemulihan ekonomi. "Para pelaku UMKM diberi ruang berkreasi selama pandemik namun tetap mengedepankan Protokol Kesehatan yang berlaku," ungkapnya.

Dan terakhir, Mahyudin menegaskan agar penyaluran bansos tepat sasaran kepada yang memerlukan. 

"Memastikan dana Bantuan Sosial (Bansos) layak dan tepat sasaran untuk masyarakat yang terkena dampak sehingga bisa mengurangi beban masyarakat yang sangat menjerit dengan kondisi ini," tutupnya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.