Mantan Ketua Media dan penggalanganopini DPP Partai Golkar Nurul (berkerudung), tengah memberikan cerita cerita dalam sebuah diskusi komunitas literasi di Bandung beberapa waktu lalu. (photo Tribunjabar.com)[/caption]
Kabargolkar.com, Jakarta - Menurut politisi Partai Golkar Nurul Arifin, yang bertanggung jawab atas anak-anak sebagai masa depan bangsa adalah keluarga, lingkungan, dan negara, perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab segenap lapisan masyarakat.
Menurut mantan ketua Media dan penggalangan opini DPP Golkar ini, siapa dan kalangan mana saja yang harus bertanggung jawab atas anak-anak sebagai masa depan bangsa, maka tidak lain adalah kita semua berkewajiban baik keluarga, lingkungan masyarakat, dan negara tentunya.
"Negara harus bisa melindungi anak-anak sebagai harapan bagi kita semua, dan negara wajib memberikannya masa depan kepada mereka yang juga sebagai aset penerus bangsa," katanya dalam acara Ngopi Ngerumpi bertajuk 'Perlindungan Anak dan Tantangan ke Depan untuk Membangun Generasi Emas' di Jakarta Pusat, Selasa sore (24/7/2018).
Senada dengan Nurul Arifin, ketua Umum Yayasan Nanda Dian Nusantara Roostien Ilyas. Menurutnya, semua pihak bertanggung jawab penuh atas masa depan anak, termasuk DPR RI. Namun, dia menyayangkan dari sebelas komisi di parlemen, hanya satu yang mengurus masalah anak. Padahal harusnya semua komisi juga harus ikut bertanggung jawab dengan masalah anak.
"Anak itu bukan manusia dewasa yang dipenggal menjadi dua. Anak itu adalah manusia. Anak itu adalah utuh yang harus diurus dari Komisi I sampai Komisi XI. Kalau anak itu hanya sepenggal di sini, di sini, dan di sini tidak akan pernah kita akan mendapatkan anak-anak yang tangguh. Ga akan," jelasnya. (**)