kabargolkar -Adu kekuatan dan gengsi partai politik (Parpol) akan tersaji pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Soalnya kontestasi politik tahun depan itu menjadi pertarungan harga diri untuk medapatkan pengaruh di parlemen.
Ada 16 partai politik (Parpol) yang akan unjuk gigi memperebutkan kursi untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Totalnya ada ratusan kursi yang menjadi incaran parpol dengan ribuan Bacaleg di setiap Derah Pemilihan (Dapil) dari Kabupaten, Provinsi hingga pusat.
Untuk memperebutkan itu, sejumlah Parpol sudah sejak lama mempersiapkan diri. Mulai memasang kader pada Pilkada, hingga merekrut para jendral daerah untuk bergabung kedalam kepengurusan partai.
Jika melihat kekuatan Parpol, Golkar lebih dominan untuk mendulang suara. Ada lima kapela daerah dari kader Golkar yakni Sy Fasha di Kota Jambi, Syahirsah Batanghari, Cek Endra Sarolangun, Sukandar Tebo dan Al Haris di Merangin.
Begitu pula dengan komposisi Caleg juga disusun strategis. Nama-nama besar mengisi setiap Dapil untuk menjadi pemicu suara. Selain Golkar, NasDem juga patut diperhitugkan. Bergabungnya Fachrori Umar di partai besutan Surya paloh ini tentu akan menjadi magnet.
Demikian pula dengan PAN juga memiliki basis suara. Di Muaro Jambi, ada Masnah dan BBS begitu juga dengan Tanjabtim ada Romi dan Robi.
Ketua Bapilu DPD I Golkar Provinsi Jambi, Gusrizal mengatakan jika Pemilu 2019 akan menjadi tahunnya Golkar. Lima daerah dari 11 Kabupaten diproyeksikan menjadi lumbung suara. “Ada lima daerah, semua itu kader murni Golkar. Kita bisa meraih suara besar disana,” katanya.
Target Golkar sendiri, kata Gusrizal, tidak terlalu muluk-muluk. Pimpin DPRD setiap daerah harus diisi para kader Golkar. “kemarin memang ada yang wakil ketua, setidaknya tahun depan sudah menjadi ketua DPRD,” katanya.
Namun dmikian, dirinya tidak menampik ada beberapa daerah yang menjadi titik lemah. Misalnya di Sungai Penuh dan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). “Kalau disana ada partai lain yang menjadi pengusa. Tapi kita tetap fokus melakukan konsolidasi,” ucapnya.
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengaku telah meminta kader terus mensolidkan barisan menghadapi Pemilu. “Sebentar lagi DCS akan keluar, maka kita seluruh kader makin mensolidkan barisan menyonsong pemilu 2019,” katanya.
Mengenai komposisi Bacaleg, SAH menyebutkan jika Gerindra telah mempersiapkan dengan baik. Mereka yang masuk mengikuti setiap tahapan, dari proses pendaftaran, survei, wawancara hingga pengusulan nama ke DPP. “Kita menyaring kader terbaik yang akan ditugaskan sebagai calon wakil rakyat,” sebutnya.
Disamping itu, sebutnya SAH, partainya juga memiliki mesin yang ajuh lebih siap. Buktinya ada beberapa pimpinan DPRD merupakan kader Gerindra. “Ada Kerinci, Kota Jambi, Sungai Penuh, Merangin dan beberapa daerah lainnya,” terangnya.
Ketua DPD Demokrat Jambi, Burhanuddin Mahir juga tampak percaya diri partainya bisa kembali menjadi pemenang. Tidak hanya kekuatan partai, kompoisisi caleg yang disusun juga menyebar dengan kekuatan merata.
Untuk DPRD Provinsi, ada nama Efendi Hatta, Fauzi Ansori, putrid Waliota Sungai Penuh dan dirinya sendiri dari Dapil Batanghari-Muarojambi