Kabargolkar.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan membeberkan perkembangan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia.
Politikus senior Partai Golkar ini tak menampik, jika penyebaran Covid-19 varian Omicron di tanah air terus meningkat.
Diketahui, kasus varian Omicron pertama kali ditemukan di Afrika Selatan. Rata-rata pasien varian Omicron yang terpapar di Indonesia, adalah mereka yang habis melakukan perjalanan luar negeri.
"Jadi mohon dengan sangat sekali lagi untuk bisa menahan diri untuk tidak ke luar negeri dan kalau sampai ke luar negeri patuhi protokol kesehatan. Tujuh hari karantina jangan minta dispensasi kanan kiri," kata Luhut dalam keterangan persnya, Selasa (11/1/2022).
Tak sampai disitu, Koordinator PPKM Wilayah Jawa-Bali ini mengungkap sebuah data yang cukup 'mengerikan'.
Berdasarkan catatan pemerintah, kata Luhut, kasus konfirmasi pelaku perjalanan luar negeri telah menyebabkan kenaikan kasus aktif dan perawatan pasien di Jawa-Bali.
Pada 9 Januari 2022 lalu misalnya, Kasus Covid-19 di Jakarta tembus 393 kasus, di mana 300 kasus di antaranya disebabkan oleh para pelaku perjalanan luar negeri.
"Kami mohon teman-teman sekalian menahan diri untuk tidak ke luar negeri kecuali urusan-urusan sangat penting," tegas Luhut.
Adapun varian omicron sendiri telah menyebar di 150 negara di dunia.
Sebagian besar diantaranya menginfeksi berbagai negara maju hingga mencapai puncaknya dan lebih tinggi dari gelombang sebelumnya yakni varian Delta.
Pemerintah Indonesia, ditegaskan Luhut, juga akan terus memberikan perhatian khusus sejak awal libur natal dan tahun baru kemarin kepada para pelaku perjalanan ini.
"Langkah pengetatan pintu masuk akan terus dipertahankan untuk mencegah masuknya variant Omicron yang akan menyebar luas ke masyarakat," tutup Luhut.