Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Politisi Muda Partai Golkar NTT Yesenia Liyanto: Milenial Jangan Takut Berpolitik
  Irman   15 Januari 2022
Politisi Muda Partai Golkar NTT Yesenia Liyanto: Milenial Jangan Takut Berpolitik
keluarga sih support.

Bapak cukup lama di Partai Golkar. Apa tidak khawatir (dengan pendapat orang) bahwa nebeng sama bapaknya?

Kalau misalnya dibilang nebeng sama bapak itu tidak bisa dipungkiri. Nama itu pasti selalu dibawa-bawa tapi ya saya juga berusaha untuk keluar dari itu dengan cara bekerja sesuai apa yang saya punya, skill yang saya punya, berusaha untuk membangun nam sendiri.

Salah satu yang betul-betul diperhatikan oleh Golkar adalah membangkitkan UMKM. Bagaimana melihat peran ini?

Seperti yang saya bilang tadi, kemarin itu kan kita juga sudah membuat acara yang melibatkan UMKM. Jadi kedepannya akan menjadi salah satu fokus kita juga. Mungkin kita akan membuat pelatihan-pelatihan untuk UMKM di bidang digitalisasi atau permodalan dan lain sebagainya. Hal-hak seperti inilah yang akan kita lakukan untuk membantu membangun UMKM di NTT.

Jadi di Golkar fokus di UMKM?

Kalau di Golkar saya jabatan sebagai Wakil Ketua Bidang Budaya, Perempuan dan Millenial di AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) tapi kalau misalnya dalam Golkar sendiri itu sebenarnya kita anak muda apa yang bisa kita lakukan kita kerjakan aja.

Artinya di Golkar diberi keleluasaan untuk berkreasi, membuat kegiatan apa saja dan kalau misalnya disetujui silakan jalan?

Iya. Makanya saya bilang saya bersyukur dan kita sebagai anak muda Partai Golkar juga bersyukur, ketua kita Pak Melki Laka Lena ini orangnya sangat santai jadi apa yang bisa kalian kerjakan ya udah yang penting kerjakan dengan baik dan bertanggung jawab.

Anda sudah masuk dalam daftar bakal caleg. Selama ini sudah ke mana saja?

Karena dapil (daerah pemilihan) saya, yaitu Dapil II meliputi Timor, Rote, Sabu, Sumba dan Timor sih sudah berjalan. Sumba juga saya sudah pernah pergi. Ke Rote dan Sabu belum. Mungkin karena cuaca juga agak ngeri kalau misalnya ke luar pulau musim hujan tapi tahun ini saya pasti akan ke dapil.

Setelah ke lapangan, seperti apa masyarakat pedesaan di NTT?

Mungkin karena saya hidup di luar ya jadi kalau ke daerah ke desa-desa saya kaget ternyata kita di NTT masih ada yang seperti ini, contoh simpelnya masalah toilet, masalah kebersihan, masalah kesehatan, ternyata di daerah-daerah itu masih sangat memprihatinkan. Maka dari itu mungkin menurut saya pribadi, salah satu hal yang harus kita fokuskan itu pulihkan dulu kesehatan kita, abis itu yang itu pendidikan, baru kita bisa membangkitkan ekonomi kita.

Untuk Dapil NTT II ini kan tenun cukup banyak dan bagus tapi yang jadi kendalanya itu kan pasarnya, itu seperti apa?

Nah menurut saya kita harus berpikir out of the box. Jadi dengan tenun ini kita jangan berpikir oh kita jualan yang mentahnya saja tapi kita harus berinovasi untuk produk-produk yang lain misalnya tenun biasa kita jual kain dan selendang utuh. Kenapa kita tidak buat bando atau ikat rambut atau bikin jadi hiasan-hiasan atau pernak-pernik yanb bisa menarik customer dari luar. (tribunnews.com)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.