[caption id="attachment_10840" align="aligncenter" width="500"]

Suasana
rumah duka keluarga besar Wali Kota Parepare, Sulawesi Selatan, HM Taufan Pawe[/caption]
Kabargolkar - Duka mendalam dirasakan keluarga besar HM Taufan Pawe, walikota Parepare. Orang nomor satu di Parepare ini, kehilangan ayah tercinta H Pawe Basri.
Almarhum mengembuskan nafas terakhir di ruang ICU RSUD Andi Makkasau Parepare, saat azan Subuh dikumandangkan di masjid, sekitar pukul 05.00 Wita, Rabu (5/9/2018).
Almarhum meninggal dunia di usianya ke-78 tahun akibat penyakit yang diderita, Multiple Organ Failure. Penyakit ini merupakan penyakit umum yang kerap menyerang lansia (lanjut usia).
Taufan Pawe terlihat tegar mendampingi sang ayah di penghujung hayatnya. Ayahnya yang kelahiran Pinrang 17 Juli 1940 ini, kerap berpesan agar Taufan Pawe menjadi pemimpin amanah dan berbuat baik kepada banyak orang.
Istri Taufan Pawe, Hj Erna Rasyid Taufan bersama ketiga anaknya setia mendampingi suami mulai dari RSU, rumah duka hingga pemakaman.
“Bapak (Taufan Pawe, red) sangat bersedih, ayahnya wafat, namun dia tetap tegar. Dia tegar mendampingi ayahnya saat menghembuskan napas terakhir,” ungkap Erna Taufan di rumah duka, villa pribadi Taufan Pawe, Jalan Jenderal Sudirman Parepare, Rabu (5/9/2018).
Erna Taufan mengungkapkan beberapa pesan terakhir almarhum, di antaranya meminta Taufan tetap menjadi pemimpin amanah, peduli dan berbuat baik kepada umat, serta jangan meninggalkan nilai-nilai agama.
Pesan terakhir almarhum juga, jika dia meninggal minta dimakamkan di tanah pekuburan keluarga di Pandang-pandang, Kabupaten Gowa. “Lokasi ini sudah dipersiapkan almarhum jauh hari sebelumnya,” lanjut Erna Taufan.
Duka yang sama juga dirasakan sejumlah masyarakat Parepare. Ratusan orang melayat ke rumah duka, beberapa di antaranya adalah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Tampak ikut melayat Wakil Walikota Terpilih Parepare H Pangerang Rahim, mantan Walikota Parepare H Sjamsu Alam, Ketua DPRD Parepare H Kaharuddin Kadir, Pj Sekda Parepare H Iwan Asaad, Kapolres Parepare AKBP Pria Budi, Dandim 1405/Mallusetasi, anggota DPR RI Syamsul Bachri, pejabat lingkup Pemkot Parepare, dan tokoh lainnya.
Mereka tidak hanya ikut menyalatkan jenazah almarhum di Masjid Rahmatan Lumpue, bahkan ikut mengantar hingga pemakaman di Kabupaten Gowa.
Tokoh agama Kota Parepare, KH Iskandar Ali yang berada dirumah duka mengenang kedekatannya dengan Ayahanda Taufan Pawe, H Pawe Basri.
Iskandar mengungkapkan almarhum H Pawe Basri membantu Darul Dakwah Wal-Irsyad untuk membangun salah satu pondok Pesantren di Kota Parepare.
Hal itu disampaikan KH Iskandar Ali, saat membawakan tausiah di acara pemakaman Ayahanda Taufan Pawe, di Kediaman Taufan Pawe, Villa belakang SMAN 2 Kota Parepare.
“Beliau ini saya kenal dekat dan bahkan pernah mengurus berdirinya salah satu sekolah DDI yang ada di Kota Parepare, jadi sosok beliau ini memang bersikap dermawan dan peduli terhadap kemajuan keagamaan di Parepare,” tandasnya.
Iskandar Ali, menuturkan, kalau H Pawe Basri, bukanlah sosok yang baru dalam dirinya dan kedekatan beliau dengan dirinya memang cukup dekat