Kabargolkar.com - Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membawa kabar baik, terkait kasus Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, pasca Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah.
Koordinator PPKM Jawa-Bali ini mengungkapkan, momen hari Lebaran telah memberikan dampak positif bagi Indonesia.
"Di antaranya yaitu peningkatan aktivitas ekonomi hingga mobiliatas masyarakat," kata Luhut dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (10/5/2022).
Menurut Luhut, mobilitas masyarakat yang keluar rumah tercatat meningkat hingga 48,1 persen.
Sementara, Indeks Belanja Mandiri juga meningkat hingga 31 persen dibandingkan puncak Lebaran 2021 lalu.
"Momen Idulfitri yang baru saja terjadi memberikan pemulihan aktivitas ekonomi yang begitu tinggi dan mobilitas masyarakat yang juga terjadi sangat cepat pada periode tersebut," ungkapnya.
Meski memiliki dampak positif, Luhut mengingatkan hal tersebut berisiko meningkatkan kasus Covid-19 di Indonesia yang belakangan mulai terkendali.
"Meski ini positif bagi kinerja perekonomian, peningkatan mobilitas dan aktivitas ekonomi yang tinggi, juga memiliki risiko berupa penyebaran kasus yang perlu diantisipasi pemerintah," pintanya.
Salah satunya yaitu, kata Luhut, yaitu terus memantau pergerakan kasus dalam satu hingga dua pekan ke depan.
"Pemerintah akan memantau pergerakan kasus dalam satu hingga dua minggu ke depan dengan memperkuat testing dan tracing," tegasnya.
"Kami juga mengimbau untuk mengoptimalkan WFH selama beberapa waktu ke depan, untuk mengurangi risiko penyebaran virus," lanjutnya.
Meskipun kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia mengalami perbaikan secara siginifikan, Luhut menekankan, pemerintah tetap memberlakukan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
"Ditengah terus membaiknya kondisi pandemi Covid-19 di tanah air, relaksasi aturan PPKM akan terus dipermudah dan dilonggarkan namun akan tetap dan terus mengikuti standar protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah," tutupnya.