kabargolkar.com - Kishore Mahbubani, Profesor di bidang Kebijakan Publik Lee Kuan Yew School of Public Policy di Universitas Nasional Singapura meminta kader-kader muda Partai Golkar untuk mewujudkan meritokrasi. Menurutnya, meritokrasi adalah salah satu kunci kemajuan suatu negara. Hal itu dikemukakan Kihsore pada Public Leacture dengan tema “Kondisi Geopolitik Indonesia dan Peran Indonesia” yang digelar Golkar Institute, Jumat (17/6/2022) di Kantor DPP Partai Golkar.
“Negara-negara ASEAN memiliki tata kelola yang baik dan cara untuk mendapatkan tata kelola yang baik adalah melalui praktik meritokrasi dan kejujuran.”
“Jadi saya berharap alumni Golkar Institute akan mempromosikan nilai-nilai meritokrasi, dan begitulah cara Anda mendapatkan tata kelola yang baik,” demikian kata Kishore.
Kishore yang pernah menjabat Presiden Dewan Keamanan PBB itu juga menyebut peran penting Indonesia sebagai Presidensi G20. Indonesia bisa mengambil peran untuk pemimpin persatuan negara-negara di tengah tantangan global pasca pandemi dan di tengah perang Rusia dengan Ukraina.
“(Forum) G20 bisa menjadi wadah untuk mempersatukan negara-negara dan memperkuat ekonomi dengan saling bekerja bersama.”
“Banyaknya masalah dan tantangan global, membuat G20 memiliki peran sangat penting untuk memperkuat. ASEAN punya tanggung jawab untuk memperkuat kekuatan Asia Tenggara dan kepemimpinan Indonesia menjadi sangat penting perannya.”
“ASEAN harus menanggapi situasi geopolitik global dan kita tidak boleh pasif,” demikian papar Kishore.