Ilustrasi: Prabowo/Sandi (Photo/SulutExpres)[/caption]
Kabargolkar.com, Jakarta - Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai nama Koalisi Indonesia Adil Makmur pendukung bakal pasangan calon Prabowo Subianto - Sandiaga Uno merupakan bentuk pemasaran untuk menarik pemilih di Pemilihan Presiden tahun depan.
"Ya namanya jualan, setiap timses pasti punya bungkusan atau packaging yang harus diupayakan laku di masyarakat," kata Bambang di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (19/9).
"Entah Jokowi-Ma'ruf, maupun Prabowo-Sandi. Ya, itu ada ilmu pemasaran masing-masing," lanjutnya mantan ketua Komisi III DPR tersebut.
Bambang menilai isu keadilan dalam sila kelima yang diangkat Koalisi Indonesia Adil Makmur merupakan bentuk kerja untuk kepentingan masyarakat.
Ketua DPR ini juga tidak khawatir isu keadilan di bidang ekonomi tersebut bakal menyerang koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf.
"Saya yakin tim sukses Jokowi-Ma'ruf sudah menyiapkan beberapa tameng penangkisnya. Termasuk rompi antipeluru," ujarnya.
Presiden PKS Sohibul Iman menyebut pemilihan nama Koalisi Adil Makmur untuk barisan pendukung Prabowo-Sandiaga berdasarkan permasalahan utama di masyarakat, yakni kesejahteraan.
"Jadi itu hasil pembahasan di tingkat sekjen. Tapi filosofinya adalah kita melihat sekarang ini persoalan utama kita adalah persoalan masalah kesejahteraan, gitu, dan karena itu kita mengambil nama koalisinya seperti itu. Indonesia adil makmur," kata Sohibul ditemui di kediaman Prabowo, Kertanegara IV, Jakarta, Selasa (18/9) malam. [cni]
Â