Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Mewakili Presiden di HARKOPNAS 2022, Menko Airlangga Hartarto Menerima Usulan 5 Juli Hari Ekonomi Pancasila & Resolusi Kendal
  Irman   27 Juli 2022
Menteri Koordinator Perekonomian RI Airlangga Hartarto menerima proposal resmi Dewan Koperasi Indonesia yang diserahkan Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid berisi pengajuan 5 Juli sebagai Hari Ekonomi Pancasila dalam acara puncak Hari Koperasi Nasional ke-75
5 Juli Hari Ekonomi Pancasila dan berpuncak pada 12 Juli Hari Koperasi,” tutur Nurdin.

Nurdin Halid menambahkan, Gerakan Koperasi Indonesia menaruh harapan besar kepada Pemerintahan Jokowi – Maruf Amin agar Ideologi Ekonomi Pancasila dipertegas, diperkuat, dan dioperasionalkan secara tegak lurus  dengan  Pasal 33 UUD 1945. Untuk mewujudkan itu, Gerakan Koperasi menyampaikan lima sikap dan tuntutan melalui Resolusi Kendal.

Pertama, Kembalikan Pasal 33 Ayat 1 dengan mencantumkan kata “Koperasi“ ke dalam Pasal 33 UUD 1945.

Kedua, Pemerintah dan DPR segera menyusun dan menerbitkan UU tentang Sistem Perekonomian Nasional sebagai penjabaran Pasal 33 UUD 1945 dan Pasal 5 TAP MPR NOMOR XVI/MPR/1998 TAHUN 1998 tentang Politik Ekonomi dalam rangka Demokrasi Ekonomi.

Ketiga, DPR segera mengesahkan RUU Perkoperasian sebagai pengganti UU Nomor 25 Tahun 1992 yang mengatur antara lain Dewan Koperasi Indonesia

sebagai satu-satunya Organisasi Gerakan Koperasi di Indonesia dan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) Koperasi.

Keempat, Perekonomian nasional disusun berdasarkan konstitusi berbentuk ekonomi kerakyatan yang dikonsolidasikan secara sistematis, struktural, dan massif lintas sektor dengan melibatkan gerakan koperasi.

Kelima, Pemerintah segera menerbitkan Keppres tentang Perubahan Anggaran Dasar DEKOPIN Hasil Munas tanggal 11-14 Nopember 2019 di Makassar.

Resolusi Kendal dibacakan oleh Nurdin Halid di hadapan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai representasi Negara dan Pemerintah, disaksikan sekitar 11.000 praktisi koperasi dan undangan. Usai dibacakan, naskah resolusi dan proposal resmi Hari Ekonomi Pancasila diserahkan kepada Menko Perekonomian.

Konglomerasi Koperasi

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid (paling kanan), Bupati Kendal Dico Ganinduto (kedua dari kanan), dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang (keempat dari kanan) memasuki lapangan stadion Kebon Dalem tempat acara puncak Hari Koperasi Nasional ke-75 di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (23/7/2022). Foto: Istimewa

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi penyelenggaraan acara puncak Harkopnas 2022 yang berpusat di Kendal, terutama sekitar 6.000  praktisi koperasi yang datang dari berbagai daerah dengan biaya sendiri. Sekitar 5.000 penggiat koperasi berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, khususnya dari Kabupaten Kendal.

Di awal sambutannya, Airlangga Hartarto menyapa ribuan praktisi koperasi yang berada di tribun stadion maupun yang berada di lapangan Stadion Kebon Dalem yang berkapasitas 15.000 orang.

“Lampung mana suaranya… Sulawesi Selatan mana… Banten mana…. DKI Jakarta mana. Jawa Barat mana…. Yogyakarta mana… Jawa Tengah mana….,” demikian teriakan Airlangga di depan mikrofon yang lantas disambut dengan teriakan balasan dari ribuan insan koperasi. “Terima kasih telah jauh-jauh datang merayakan acara puncak Hari Koperasi hari ini,” kata Airlangga.

Airlangga mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo berulangkali menegaskan bahwa koperasi adalah pilar ekonomi kerakyatan. Itu sebabnya, kata Airlangga, perhatian Pemerintah terhadap kemajuan koperasi sangat besar. Disebutkan, dalam RPJMN 2020-2024, telah diamanatkan pengembangan koperasi, terutama pada kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

“Koperasi sebagaimana ditegaskan Bapak Presiden adalah pilar ekonomi kerakyatan yang menjadi salah satu prasyarat bagi terwujudnya kemandirian dan kedaulatan bangsa. Koperasi dengan filosofi kegotongroyongannya, mampu mengungkit dan mewujudkan kesejahteraan bagi anggotanya,” jelas Airlangga.

Pemerintah, kata Airlangga, terus mendorong terwujudnya konglomerasi ekonomi Indonesia melalui koperasi. Koperasi didorong untuk memiliki peningkatan jumlah anggota yang signifikan dan mengalami peningkatan aset serta mampu berpartisipasi aktif selama pandemi.

Hingga awal Juli 2022, Indonesia tercatat memiliki sekitar 236 ribu unit koperasi. Dengan jumlah anggota sekitar 26,96 juta orang, koperasi miliki volume usaha yang mencapai Rp163,45 triliun.

“Jumlah

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.