Untuk itu, kata dia, Partai Golkar harus menjadi garda terdepan dalam melawan politik identitas yang belakangan mengemuka, sehingga Golkar harus menang di tengah kelompok-kelompok yang menjadikan isu identitas agar NKRI tetap tegak berdiri.
"Kalau Golkar dikalahkan oleh kelompok-kelompok itu, berarti nilai identitas kebangsaan kita telah dikalahkan. Bangsa ini hanya akan besar ketika bersama-sama dalam mengusung prinsip kebangsaan dan nasionalisme," ujarnya.
Kang Ace mengatakan, Partai Golkar lahir tak terlepas dari TNI karena hal itu sebagai bentuk perlawanan terhadap kelompok-kelompok yang menginginkan untuk mengubah dasar negara yang disebut dengan Pancasila.
"Golkar dan TNI telah lama bahu-membahu membangun bangsa dan meletakkan dasar-dasar dan konsep pembangunan yang baik dan berkelanjutan dalam semangat kebangsaan dan patriotisme," ucap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi, Ali Hasan, mengatakan, pihaknya berjanji akan meningkatkan suara Partai Golkar yang saat ini hanya enam kursi, menjadi delapan kursi.
"Jumlah itu cukup untuk bisa menjadi pemenang Pileg dan merebut posisi Ketua DPRD Kota Cimahi," kata Ali Hasan. (tribunnews.com)