Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. (Photo/Merdeka)[/caption]
Kabargolkar.com, Jakarta - Pemerintah seharusnya dapat memberikan kesempatan kepada seluruh guru honorer atau tanpa batasan usia untuk mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Hal perlu dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap pengabdian mereka selama ini.
Ketua DPR, Bambang Soesatyo, menyatakan telah mengungkap informasi dari pemerintah mengenai rencana penerimaan CPNS pada 2018 dengan formasi keseluruhan sebanyak 238.000 orang.
“Informasi yang saya terima, dari total formasi CPNS, sekitar 112.000 orang akan dialokasikan untuk tenaga guru, termasuk guru honorer dan guru agama yang belum diangkat,” katanya.
Selain tenaga guru, pemerintah juga mengalokasikan penerimaan CPNS tenaga kesehatan sekitar 60.000 orang, meliputi tenaga dokter, bidan, perawat, dan apoteker, yang belum diangkat menjadi PNS.
Namun demikian Politisi Partai Golkar tersebut juga mendorong Komisi X DPR meminta Kemendikbud segera menyelesaikan permohonan guru honorer kategori II yang belum lulus tes, dan sejumlah 12.883 orang yang memenuhi syarat dari 157.210 orang, untuk mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan selebihnya untuk mengikuti tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
" Saya akan upayakan dan dorong Komisi X DPR meminta Kemendikbud untuk melakukan kajian terhadap rencana kebutuhan guru, guna meningkatkan mutu pendidikan melalui profesionalisme guru." ungkap Bamsoet, sapaan akrabnya
Â
Â