Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Tim Yellow Clinic Partai Golkar, Bertaruh Nyawa Terjun ke Wilayah Terdampak Bencana
  Irman   09 Oktober 2022
Tim Yellow Clinic Partai Golkar, Bertaruh Nyawa Terjun ke Wilayah Terdampak Bencana
Kabargolkar.com – Kehadiran Yellow Clinic  di daerah bencana memang sungguh dinanti
dan diperlukan oleh masyarakat yang menjadi korban. Ini tergambarkan dari pengalaman para tenaga medis dari klinik kesehatan milik Partai Golkar itu. 
 
Dalam dua bencana alam yang menyedot perhatian, klinik yang berdiri sejak tahun 2021 itu sudah turun ke tengah masyarakat yang membutuhkan. Misalnya di tengah korban gempa di Pulau Siberut Mentawai, pada 11 September atau erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Desember 2021. 
 
Di Mentawai, tepatnya di Kecaman Siberut Barat, Kab. Mentawai, Yellow Clinic menurunkan dua orang dokter, dr Ayu Melinda dan dr. Ina. Dua dokter wanita ini ditemani  dua orang perawat pria. 
“Kita terjun ke sana, karena memang panggilan tugas. Apa yang saya bayangkan sebelumnya tentang Siberut ini tidak ada sama sekali. Namun setelah saya datang ke sana, saya baru sadar, bahwa ada saudara-saudara kita, bangsa Indonesia, yang masih bernasib seperti itu,” kata dr. Ayu. 
 
Bukan saja dari derita yang harus dihadapi akibat bencana gempa, namun juga karena kondisi masyarakat yang terbilang serba kekurangan bahkan terbelakang. Mulai dari ekonomi yang tertinggal, pendidikan yang belum maju dan terutama kesehatannya yang terbilang buruk.
 
Ini semua karena kondisi infrastruktur di sana sangat minim. Bahkan untuk mencapai Siberut Barat, Ayu dan tim harus menempuh perjalanan lewat laut melintas Samudera Hindia dengan perahu atau long bat yang lumayan sempit. 
 
“Perjalanannya sekitar 5 jam dari Mentawai dan kami terombang ambing di tengah lautan atau samudera. Ombak besar bisa mengancam keselamatan kami. Apalagi saya tak bisa berenang. Namun karena ini demi melayani saudara-saudara kita di sana, maka kami dari Yellow Clinic menguatkan diri untuk hadir membantu mereka,” ungkap Ayu. 
 
Kondisi korban di pengungsian pun cukup menyedihkan. Meski tidak ada korban jiwa secara langsung akibat gempa itu, namun dampak gempa  membuat beberapa warga masyarakat meninggal selama berada di pengungsian. 
 
Total ada sembilan dusun yang mereka kunjungi yakni 7 dusun di Desa Simalegi dan dua dusun di Desa Simatelu, Kec. Siberut Barat, Kab. Mentawai, Sumbar. 
 
“Selain fasilitas transportasi minim karena hanya ada motor, listrik juga hanya ada di malam hari, dan jaringan telekomunikasi sering terganggu. Jalanan sempit bahkan banyak jembatan yang putus sehingga untuk menuju satu daerah kami harus memakai perahu, atau sepeda motor. Kami  keluar masuk belantara dan pantai untuk bisa mencapai korban yang membutuhkan bantuan,” kata Ayu. 
 
Belum lagi jika melihat kondisi masyarakat yang kesehatannya buruk, karena obat-obatan yang sangat minim. “Jadi obat-obatan 10 koli yang kami bawa ludes dalam lima hari kunjungan kita di sana,” kata Ayu. 
Untuk mengobati para korban atau pasien pun tak mudah. Ada beberapa warga masyarakat yang tak bisa berbahasa Indonesia sama sekali. 
 
“Kami harus memakai penerjemah bahasa daerah di sana, karena  satu desa dengan yang lain bahasanya juga berbeda. Sungguh ini pengalaman yang tak terlupakan bagi saya,” kata Ayu, yang selama bakti sosial bermarkas di Dusun Betaet. 
 
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.