Pengalaman hampir sama juga diceritakan oleh drg. Ines Marcelina Oktavia, yang terjun sehari setelah erupsi Gunung Semeru pada 4 Desember 2021. Hanya berselang sehari, Yellow Clinic langsung mengirimkan dua ambulan dengan 5 tenaga medis, 1 dokter dan 4 perawat.
“Kami disambut antusias oleh warga terdampak bencana yang memang harus mengungsi akibat ancaman erupsi yang masih ada,” kata drg. Ines.
Bagi Ines yang paling membahagiakan adalah masyarakat menyambut antusias bantuan sosial dan medis yang dibawa oleh Yellow Clinic.
Pengalaman yang menarik juga dialami oleh drg. Ines. Meski sebagai dokter gigi, ia harus ikut merawat ibu hamil yang memang membutuhkan bantuan dan pertolongan tenaga medis. Ia pun terpaksa menghubungi temannya yang juga seorang dokter untuk menuntutnya apa yang harus dilakukan untuk merawat ibu hamil.
“Dari pengalaman ini, saya malah mendapatkan ilmu baru yang tentunya berguna juga bagi saya ke depannya,” kata Ines.
Ia pun berharap, Yellow Clinic yang didirikan Golkar dapat dibangun di banyak daerah sehingga jangkauan dan kecepatan klinik ini dalam membantu masyarakat yang membutuhkan bisa semakin lebih baik.