Kabargolkar.com - Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi telah menyatakan, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan menerima seluruh jamaah umrah Indonesia tanpa syarat kesehatan, termasuk soal syarat vaksin meningitis.
Merespon hal tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi langkah pemerintah Arab Saudi, yang memberikan banyak kemudahan kepada jamaah Indonesia.
"Khususnya tidak lagi menjadikan vaksinasi meningitis sebagai syarat untuk masuk ke negaranya. Namun demikian pemerintah Indonesia yang menerapkan kebijakan jemaah umrah harus di vaksin meningitis, perlu disesuaikan dengan kebijakan di Arab Saudi," kata Bamsoet dalam keterangan persnya, Jumat (28/10/2022).
Ketum IMI ini mengatakan, saat ini stok vaksin meningitis juga mulai sulit didapat, persyaratan wajib vaksinasi tersebut dinilai sudah tidak relevan.
"Meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama sebagai regulator penyelenggaraan haji dan umrah untuk segera menindaklanjuti kebijakan pemerintah Arab Saudi tersebut. Dengan mempertimbangkan mencabut persyaratan vaksin meningitis yang merupakan persyaratan dari Kerajaan Arab Saudi," pinta Bamsoet.
Hal ini diperlukan, kata Ketua MPR RI ini, guna memudahkan jamaah yang kerap mengalami kesulitan akibat adanya kelangkaan vaksin meningitis.
"Kemenag dan juga Kementerian Kesehatan segera melakukan penyesuaian dan mendukung penuh pernyataan pemerintah Arab Saudi, sehingga diharapkan aturan terkait penghapusan kewajiban vaksin meningitis dapat diimplementasikan di lapangan," tegas Bamsoet.
"Sebab banyaknya jamaah yang gagal berangkat karena persoalan vaksin meningitis ini," sambungnya
Lebih lanjut, Bamsoet meminta komitmen pemerintah Indonesia, untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah Arab Saudi.
"Demi terciptanya hubungan kerjasama yang kuat khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah," tutup Bamsoet.