Kabargolkar.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar yang juga Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), meminta pemerintah melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, agar segera mengonfirmasi ulang dan memastikan tentang kewajiban vaksin meningitis bagi jamaah umroh dari tanah air.
Pernyataan Waketum Partai Golkar ini, menyikapi sikap Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang mengatakan, hanya vaksin Covid-19 yang tidak diperlukan lagi bagi jamaah yang akan pergi ke Tanah Suci, sementara vaksinasi meningitis masih diwajibkan bagi jamaah umrah asal Indonesia.
"Sebab, beberapa waktu lalu menteri yang mewakili Pemerintah Saudi sempat menyampaikan bahwa Saudi tidak lagi mewajibkan persyaratan vaksin meningitis dan vaksin Covid-19 bagi jamaah," kata Bamsoet dalam keterangan persnya, Rabu (2/11/2022).
Tak hanya KJRI, Ketua MPR RI ini juga meminta Kementerian Agama (Kemenag), agar mampu menyediakan stok vaksin meningitis.
"Terlebih, vaksinasi meningitis yang sampai saat ini mengalami keterbatasan stok. Hal ini sebagai upaya antisipatif apabila Saudi masih mewajibkan jamaah umrah asal Indonesia menjalani vaksinasi meningitis," ucap Bamsoet.
Bamsoet pun mendorong Kemenag dan KJRI di Jeddah, untuk terus mengintensifkan komunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi.
"Sehingga diharapkan Saudi dapat mempertimbangkan kelangkaan vaksin meningitis dengan memberi kemudahan lainnya bagi jamaah umrah Indonesia untuk beribadah di Tanah Suci," pinta Bamsoet.
Lebih lanjut, Bamsoet menegaskan, masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umrah harus terus memonitor
keputusan ataupun kebijakan dari Pemerintah Saudi nanti.
"Baik mengenai persyaratan maupun penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci. Mengingat apapun kebijakan yang diputuskan pasti demi kesuksesan, kebaikan serta keselamatan jamaah saat beribadah," tutup Bamsoet.