Sejauh ini tercatat kepastian kehadiran 770 peserta dari 61 negara terdiri dari 435 atet dan 335 ofisial. Hongkong tercatat sebagai negara yang mengirim atlet dan ofisial terbanyak, yakni 37, disusul Indonesia (35), Iran (35), Vetnam (34), Selandia Baru (32), Kanada (29), Mesir (26), India (26), Korea (24), dan Malaysia (22).
China, yang merupakan negara asal cabang olahraga beladiri ini, mengirimkan 12 atlet dengan 8 ofisial. "Keikutsertaan China dalam kejuaraan dunia itu sudah luar biasa. Karena, China tidak pernah mengirimkan atletnya pada event internasional sejak pandemi Covid-19," jelas Gunawan Tjokro.
Ketua Pengprov WI DKI Jakarta ini juga memastikan persiapan untuk menggelar kejuaraan dunia sudah hampir mencapai 100 persen. Begitu juga dengan hotel-hotel yang akan menampung peserta dari luar negeri. "Indonesia siap menggelar Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022. Dan, kita akan berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta," tegasnya.
Dari jadwal kedatangan yang diterima panitia penyelenggara, rombongan terbesar atlet dan ofisial akan datang mulai awal Desember, mengingat pada 3-4 Desember mereka akan diberikan kesempatan berlatih di tempat pertandingan. (kompasiana.com)