Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Menko Airlangga Hartarto: Program Kartu Prakerja Diarahkan Kepada Usia Produktif
  Nyoman Suardhika   28 Desember 2022
Gredit Photo / Facebook

Kabargolkar.com - Program Kartu Prakerja dengan Skema Normal akan di mulai di triwulan pertama tahun 2023. Untuk persiapan pelaksanaannya sudah mulai dilakukan pada akhir tahun 2022 ini.

Adapun program ini menargetkan bisa menjangkau 1 juta penerima dengan metode pelatihan secara hybrid.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penerima manfaat ini bisa diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali bagi yang menerima bantuan sosial (bansos).

Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan, yang terpenting calon penerima manfaat Kartu Prakerja masih berada di usia produktif yakni 18-64 tahun.

"Kartu prakerja ini kan diarahkan kepada usia produktif. Tapi tentu Indonesia ini kita masih melihat umur produktif 18-64 tahun. Karena ini bukan bansos, maka penerima bansos pun boleh ikut," kata Airlangga dikutip dari akun Instagram @prakerja.go.id, Selasa (27/12/2022).

Dengan ketentuan ini, kata Airlangga, pemerintah murni ingin membantu masyarakat Indonesia agar dapat reskilling, dan upskilling.

"Harapannya tentu mereka yang ikut bisa masuk lapangan kerja atau bisa menjadi masyarakat yang mandiri atau menjadi enterpreneurship," ucapnya.

Sebagai informasi, penyelenggaraan kartu pekerja dilakukan 100 persen secara online, sehingga dapat menjangkau dengan sangat luas.

Pemanfaatan teknologi digital juga digunakan untuk pendaftaran, penyaringan peserta, hingga penyelenggaraan pelatihan. Terlebih di masa pandemi, pelatihan dilaksanakan 100% secara online, menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

“(Kartu Prakerja) menjadi program dengan platform teknologi. Karena apabila dengan sistem analog atau manual, tidak mungkin ada satu kementerian bisa meng-handle pendaftaran 40,8 juta dan memprosesnya. Jadi kalau tidak menggunakan digital, tidak menggunakan AI, ini tidak bisa. Termasuk juga bagaimana menyeleksi inclusiveness, kalau kita tidak menyaring dengan teknologi, tentu akan sulit,” tutup Airlangga.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.