kabargolkar.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk terus memantau perkembangan persebaran kasus Covid-19 di sejumlah negara. Selain juga mengeluarkan kebijakan darurat, apabila sewaktu-waktu terjadi kembali tren kenaikan kasus di Tanah Air. Hal ini akibat masuknya subvarian-subvarian baru dari negara luar, sebagai dampak tidak adanya pembatasan bagi para pelaku perjalanan.
Sebagaimana diketahui, wabah Covid-19 masih terus melanda dunia. Sebagian negara bahkan telah mengalami peningkatan kasus infeksi secara signifikan. Di antaranya Jepang, Korea Selatan, Jerman, Amerika Serikat, Taiwan dan China.
"Pemerintah melalui pihak terkait untuk tetap mengawasi aktivitas di setiap pintu kedatangan atau pintu masuk ke Indonesia. Salah satunya dengan tetap melakukan skrining terhadap para pelaku perjalanan khususnya yang berasal dari negara-negara dengan jumlah kasus infeksi Covid-19 yang tinggi. Hal ini penting, sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air, akibat subvarian baru Covid-19 yang berasal dari negara luar," kata Bamsoet di Jakarta, Rabu (4/1/2023).
Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang juga Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kadin Indonesia ini mendorong pemerintah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, untuk kembali memperkuat pemeriksaan Whole Genome Sequences (WGS). Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi varian-varian baru Covid-19, sekaligus sebagai salah satu upaya deteksi dini terhadap penyebaran kasus aktif.
"Mengimbau masyarakat, khususnya yang berencana mengunjungi salah satu dari lima negara tersebut, agar kembali mempertimbangkan perjalanannya. Karena, peningkatan kasus masih terus terjadi di negara-negara tersebut," kata Bamsoet yang juga mendorong pemerintah terus mengakselerasi capaian dan cakupan vaksinasi Covid-19 di Tanah Air, sehingga target kekebalan kelompok di masyarakat benar-benar tercapai.