Kabargolkar.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga menyatakan, Partai Golkar merupakan
partai berideologi karya kekaryaan atau dalam bahasa agama mengedepankan amal salih.
“Kami mengedepankan kerja dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat guna mewujudkan kesejehateraan,” ujar Airlangga dalam keterangannya saat menghadiri Puncak Harlah Satkar Ulama ke 53 di Alexandria Islamic School Kota Bekasi, Minggu (2/4/23).
Sebagai partai yang berorientasi pada pembangunan, tutur Airlangga, Partai Golkar juga mendorong pembangunan spiritual bangsa. Kebijakan terkait ekonomi syariah tumbuh dan berkembang dengan baik di Indonesia.
“Alhamdulillah, saat ini telah tumbuh perbankan dan lembaga keuangan syariah di negara kita. Demikian pula dengan produk halal telah menjadi perhatian serius pemerintah,” tutur salah satu pimpinan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tersebut.
Karena itu, kata Airlangga, Golkar terus mendorong agar pelaku usaha, terutama UMKM, dapat secara mudah memperoleh sertifikasi halal. Dia berharap Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia, akan menjadi pusat halal terbesar di dunia.
“Kami juga mendorong pondok pesantren, selain menjadi lembaga pendidikan Islam, juga institusi pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat. Kami mendorong pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mandiri,” ucap calon presiden dari Partai Golkar ini.
Sarkar Ulama, ujar Airlangga, diharapkan dapat berperan aktif di tengah tantangan yang dihadapi bangsa saat ini. Satkar Ulama harus berada di garis depan, berkontribusi bagi kemajuan ekonomi bangsa.
“Dengan bertambahnya usia, kami berharap Satkar Ulama menjadi organisasi keagamaan Partai Golkar yang terdepan dan penggerak utama bagi dakwah Islam yang damai, moderat atau wasathiyah, toleran, dan inklusif untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Airlangga.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jabar Tubagus Ace Hasan Syadzily mengapresiasi kehadiaran Satkar Ulama Indonesia yang telah terbentuk di 21 DPD dari 38 provinsi.
“Saya mengamati dengan seksama perkembangan Satkar Ulama di bawah kepemimpinan Buya H Idris Laena yang luar biasa ini,” kata Kang Ace sapaan akrab Tubagus Ace Hasan Syadzily.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu meminta Buya Idris Laena bisa menjadi khatib bagi kader Partai Golkar. Sehingga Golkar semakin maju dan dicintai umat karena programnya dekat dengan para santri dan ulama.
H Idris Laena memiliki sebuah lembaga pendidikan Islam yang sangat keren, yakni, Alexandria Islamic School yang bukan saja bertaraf nasional tetapi juga internasional.
"Jadi kalau syarat-syarat seorang kyai itu adalah harus memiliki pondok pesantren, maka Buya Idris lebih dari sekedar itu, beliau memiliki pondok pesantren lebih dari sekedar pondok pesantren,” ujar Kang Ace.
Kang Ace optimistis kehadiran para ulama di Partai Golkar seperti Buya H Idris Laena dengan Alexandria Islamic School yang dipimpinnya akan mampu mengembangkan organisasi Satkar Ulama ke arah yang lebih maju.
Bukan saja berkontribusi bagi Partai Golkar tapi juga kemajuan bangsa dan negara