Kabargolkar.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan, Partai
Golkar sangat solid menatap pesta demokrasi Pemilu 2024. Partai Golkar siap meraih kemenangan di pesta demokrasi itu.
Untuk meraih kemenangan itu, seluruh kader Golkar terutama para fungsionaris, diinstruksikan memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk terjun ke masyakat.
Golkar se-Indonesia lagi solid-solidnya. Karena itu, manfaatkan momentum Ramadhan 1444 Hijriah ini dengan turun ke masyarakat,” kata Airlangga saat Safari Ramadhan 1444 H Ketua Umum DPP Partai Golkar bersama masyarakat Kota dan Kabupaten Bogor di IPC Corporate University, Kota Bogor, Jumat (7/4/2023).
Airlangga menyatakan, Golkar bukan partai agama, melainkan partai tengah yang seimbang dalam melakukan kegiatan pemerintahan, kemasyarakatan, dan keagamaan.
Golkar ini partai tengah. Partai yang senantiasa dalam keseimbangan antara kegiatan pemerintahan, kegiatan kemasyarakatan, bersama dengan kegiatan keagamaan, ujar Airlangga yang juga Menko Bidang Perekonomian ini.
Sebagai partai tengah atau wasathiyah, ujar Airlangga, Partai Golkar berjuang di garis tengah dengan mengedepankan kekaryaan. Airlangga berpesan kepada para kader Golkar di seluruh tanah air kompak dan solid memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024.
“Saya berharap pada bulan Ramadhan ini, seluruh jajaran Partai Golkar menyapa masyarakat. Ini semua kita lakukan selain untuk meningkatkan takwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala, juga upaya konsolidasi Partai Golkar terutama di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten/Kota Bogor,” tutur dia.
Airlangga menuturkan, penting Golkar menang di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Kemenangan Partai Golkar di Indonesia itu ditentukan di Jawa Barat.
Jawa Barat bisa menang jika Golkar di Kota dan Kabupaten Bogor menang,” ucap Airlangga Hartarto.
Ramadhan 2023 adalah bulan suci menjelang Pemilu 2024. Diharapkan menjadi tanda alam yang baik untuk kemenangan Partai Golkar yang memiliki nomor urut 4 dalam Pemilu 2024.
“Ini bukan kebetulan ya kalau angkanya 1444 Hijriah itu angka empatnya banyak. Pemilu kita juga 2004 ujungnya empat juga. Karena itu saya ingat, Partai Golkar itu selalu menang pemilu jika angka tahun dibelakangnya empat. Misalnya pada Pemilu 2004,” ujar Ketua Partai Golkar.
Pada Pemilu 2004, Golkar nomor satu di Kabupaten bogor. Pada tahun itu, Golkar harus nomor satu di Jawa Barat. Bahkan pada 2004 juga Golkar ditarget jadi nomor satu di Indonesia.
“Ya pada waktu itu nomor 4 di Kabupaten Sukabumi. Digeser jadi nomor 3 di Kabupaten Bogor. Hanya satu bulan menjelang pemilu. Waktu itu itu karena sistem tertutup partai bisa mindahin. Alhamdulilah saat itu Sukabumi tiga kursi dan Kabupaten Bogor juga tiga kursi,” kata Airlangga.
Dalam acara itu, Airlangga membakar semangat kader menyambut Pemilu 2024. Partai Golkar berjuang mempertahankan sistem pemilu proporsional terbuka. Kader harus bekerja fair dalam merebut hati pemilih.
Airlangga berharap dukungan dari para habaib dan kyai di Kota/Kabupaten Bogor untuk memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024 seperti 2004.
“Dalam tiga kali pemilu terakhir Partai Golkar selalu nomor dua. Sekarang wayahna, sudah waktunya, kuduna (seharusnya), Partai Golkar pada Pemilu 2024 menjadi nomor satu kembali. Kita harus menang,” tutur Airlangga