Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
13 Hal Ini Bakal Bikin Kamu Bangga Peringati Hari Pahlawan, Yuk Disimak!
  Kabar Golkar   07 November 2018
hal tersebut tidak dapat meredakan emosi para pemuda Surabaya. [caption id="attachment_14801" align="aligncenter" width="720"] foto: net[/caption]   4. Terbunuhnya Mallaby [caption id="attachment_14802" align="aligncenter" width="800"] Brigjen AWS Mallaby (kanan) bersama perwira Jepang (net)[/caption] Pejuang Indonesia berhasil menyulut kemarahan Inggris ketika Brigjen Mallaby terbunuh saat sedang mengendarai mobil truk yang melewati jembatan merah. Pada saat yang sama pula para pejuang Indonesia berada di jembatan tersebut. Berawal dari kesalahpahaman, insiden pun tak terelakan. Terjadi tembak menembak. Brigadir Jenderal AWS Mallaby (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober 1945, menemui ajalnya oleh tembakan pistol seorang pemuda Indonesia yang sampai sekarang tak diketahui identitasnya. Ditambah lagi dengan terbakarnya mobil tersebut terkena ledakan granat yang menyebabkan jenazah Mallaby sulit dikenali. Bayangkan, Brigjen Mallaby adalah pahlawan Inggris di Perang Dunia II, namun tewas di tangan pejuang di Kota Surabaya. Tragis. Inggris tidak terima dengan kematian pahlawan perangnya. Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh yang menggantikan Mallaby mengeluarkan ultimatum, bahwa pada 10 November 1945 pihak Indonesia wajib menghentikan perlawanan, menyerahkan diri dan persenjataan kepada tentara AFNEI dan administrasi NICA. Para pejuang harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi. Tentu saja hal ini ditolak mentah-mentah oleh pejuang. [caption id="attachment_14804" align="aligncenter" width="431"] seorang tentara Inggris memperhatikan bekas mobil yang dipakai Mallaby (net)[/caption]   Berikutnya: Inggris Harus Turunkan Dua Jenderal Alumnus PD II untuk Taklukkan Surabaya   5. Inggris Harus Turunkan Dua Jenderal Alumnus PD II untuk Taklukkan Surabaya Aubertin Walter Sothern (A.W.S.) Mallaby atau juga dikenal dengan Brigadir Jenderal Mallaby adalah komandan Brigade 49 Divisi India dengan kekuatan kurang lebih 6000 pasukan dan berpengalaman dalam berbagai pertempuran di Perang Dunia II.  Mallaby tewas di Surabaya, dan digantikan Mansergh. [caption id="attachment_14805" align="aligncenter" width="722"] Brigjen Mallaby dari Sekutu bersama Dr Soegiri sebagai wakil rakyat Indonesia. (net) [/caption] Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh adalah jenderal yang terkenal karena kemenangannya dalam Perang Dunia II di Afrika saat melawan Jenderal Rommel. Mansergh membawa 15 ribu tentara, dibantu enam ribu personel brigade 49 The Fighting Cock dari Jenderal Mallaby yang telah tewas, ditambah dengan persenjataan serba canggih, termasuk menggunakan tank Sherman, 25 ponders, 37 howitser, kapal Perang HMS Sussex dibantu 4 kapal perang destroyer, dan 12 kapal terbang jenis Mosquito. [caption id="attachment_14807" align="aligncenter" width="679"] Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh[/caption]   6. Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari Ini adalah salah satu fragmen penting peristiwa 10 November 1945, namun sering dilupakan. Padahal resolusi tersebut menjadi inspirasi yang menggerakkan para pejuang untuk mengobarkan semangat jihad menghadapi tentara penjajah. [caption id="attachment_14808" align="aligncenter" width="700"] KH Hasyim Asy’ari (tengah) (net)[/caption] Ada tiga poin penting dalam Resolusi Jihad ini. Pertama, Hukum membela negara dan melawan penjajah adalah fardlu ‘ain bagi setiap mukallaf yang berada dalam radius masafat al-safar. Kedua, perang melawan penjajah adalah jihad fi sabilillah, dan oleh karena itu umat Islam yang mati dalam peperangan itu adalah syahid. Ketiga, mereka yang mengkhianati
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.