Kabargolkar.com - DKI Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara terburuk nomor ketiga di dunia hari ini, Selasa (22/8/2023) pagi.
Dikutip dari laman IQAir, kualitas udara di Ibu Kota terpantau masih masuk kualitas tidak sehat pada Selasa pagi.
Pada pukul 06.32 WIB, nilai indeks kualitas udara di Ibu Kota tercatat 163 dengan polutan utama PM 2.5. Konsentrasi polutan tersebut 15,6 kali nilai panduan kualitas udara tahunan World Health Organization (WHO).
Dari keterangan di atas, menjelaskan bahwa semakin tingginya resiko untuk terserang gangguan pernapasan lebih tinggi.
Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan pernapasan?
Dilansir dari halodoc.com, terdapat 4 cara untuk melindungi diri dari resioko terserang gangguan pernapasan di tengah tingginya polusi di Jakarta, di antaranya;
1. Menggunakan Masker saat Keluar Rumah
Masker wajah memang tidak menawarkan perlindungan secara sempurna terhadap polusi udara. Namun, cara ini dapat berguna untuk menyaring udara kotor yang masuk ke tubuh.
2. Membeli Tanaman Pemurni Udara
Membeli tanaman permuri udara dapat untuk menyaring polusi masuk ke area rumah loh, seperti tanaman Hedera, Dracaena, Aloe Vera, Palem Kuning, dan Lili Paris.
3. Konsumsi Makanan Sehat
Rutin mengonsumsi makanan sehat, agar tubuh terlindungi dari berbagai bahaya akibat polusi udara, sehingga vitamin yang di serap ke dalam tubuh dapat meningkatkan kekebalan dalam tubuh.
4. Bijak dalam Berolahraga
Saat kualitas udara sedang buruk, alangkah lebih baik untuk berolahraga di taman yang jauh dari kemacetan. Jika tempat tersebut sulit dijangkau, ada baiknya berolahraga di rumah. Pilihan lainnya adalah dengan mendaftar di tempat gym yang di dalam ruangan.
Berolahraga dapat meningkatkan sistem kekebalan dan memperkuat sistem kardiovaskular pada tubuh. Agar manfaatnya dirasakan tubuh, sebaiknya melakukan hal ini secara rutin.
Selamat mencoba!