Kabargolkar.com – Pendidikan menjadi kebutuhan dasar manusia di dunia karena dengan memperoleh pendidikan manusia dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Pendidikan menjadi salah satu faktor pendukung dalam kemajuan suatu wilayah untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Ketertinggalan pendidikan di wilayah menjadi pekerjaan rumah pemerintah yang belum terselesaikan sampai saat ini.
Politisi Partai Golkar, Soedeson Tandra, beranggapan bahwa ketertinggalan Papua dari seluruh provinsi yang tersebar di Indonesia tak lain disebabkan karena pendidikan yang belum merata, ekonomi, kesehatan, dan kualitas SDM yang masih tergolong rendah.
“Setiap anak punya mimpi, sama seperti kawan baru saya di Papua Tengah Aprido dan Nelson. Untuk belajar, mereka memiliki semangat luar biasa. Namun yang saya sadari, masih banyak batasan-batasan yang menghalangi mereka untuk menjadi apa yang mereka inginkan.” keterangan tertulis Soedeson Tandra yang dikutip melalui akun Instagram pribadinya @soedesontandra.id pada Kamis (21/9/24).
Bacaleg DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil Provinsi Papua Tengah ini menuturkan bahwa perlu beberapa point pembenahan untuk memperbaiki SDM di Papua Tengah, mulai dari pendidikan, infrastruktur hingga kebutuhan air bersih yang menjadi masalah utama di Bumi Cenderawasih itu.
“Akses pendidikan, fasilitas sekolah, sampai kebutuhan air bersih, harus segera dibenahi. Sebab, mereka adalah kunci dari masa depan Indonesia. Bersama Torang Bisa!.” sambungnya.
Wakil Ketua Umum MKGR menekankan soal pembangunan sumber daya manusia terkait upaya menyejahterakan masyarakat Papua, dengan begitu masyarakat Papua dapat mengelola sumber daya alamnya dengan baik. Sebab, SDM menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di Papua. Ketua Umum Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI) beranggapan bahwa diperlukan wakil rakyat dan pemimpin yang benar-benar memahami kebutuhan masyarakat Papua.