Dari pandangan Deli Singgih, Gibran Rakabuming Raka adalah sosok yang tepat menjadi representasi gerakan anak muda Indonesia yang peduli, atensi, dan mau berjuang untuk kemajuan bangsanya melalui jalur politik.
Ini karena masa depan bangsa terletak kepada gagasan, pemikiran, dan karya anak-anak muda menjadikan Indonesia sebagai negara maju berpengaruh di dunia.
"Momentum Mas Gibran mendampingi Pak Prabowo sebagai Calon Wakil Presiden adalah bagian komitmen menjadikan Indonesia siap menuju negara maju berpenghasilan tinggi dengan memanfaatkan Bonus Demografi," katanya.
Presiden Joko Widodo sendiri berambisi menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada 2045, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.
Namun, ternyata Indonesia justru berpotensi untuk mempercepat peroleh status negara maju itu pada 2038 jika mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari kisaran 5% saat ini menjadi 7%
"Kalau kita bisa tumbuh lebih cepat lagi, tumbuh dengan kisaran 7%, maka Indonesia akan bisa keluar dari middle income trap di 2038. Dan saya yakin melalui pengalaman Pak Prabowo selama ini sebagai tokoh bangsa berpengaruh di dalam dan luar negeri serta Mas Gibran yang sukses memimpin Solo, jika keduanya jadi Presiden dan Wapres, Indonesia lebih cepat lompatannya lagi menjadi negara maju dan paling berpengaruh di dunia," ungkap Pendiri dan Presiden Direktur PT Zakti Grup Indonesia ini.
Prabowo-Gibran, ungkap Deli adalah simbiosis antara kebijaksanaan dan energi baru yang terpadu dengan sempurna. Potensi besar generasinya adalah mesin turbo jet Indonesia maju melaju lebih kencang. Oleh sebab itu, dibutuhkan sinergi antara kebijaksanaan dari pengalaman dan inovasi generasi muda.
Tidak hanya itu, Gibran juga sosok yang tidak perlu lagi diragukan di dalam pemerintahan. Apalagi saat ini menjabat sebagai Wali Kota Solo, telah banyak terobosan dan prestasi yang riil dirasakan rakyatnya. Seperti bagaimana mensejahterakan petani, mengembangkan UMKM Solo menjadi naik kelas, tumbuh pesatnya kreativitas dan inovasi ekonomi kreatif anak muda sehingga pengelolaan Kota Solo menjadi smart city dan semakin dikunjungi wisatawan karena kekuatan seni dan budayanya.
Selain itu, Gibran telah banyak memperbaiki infrastruktur transportasi menjadi bagus, lancar aman, dan nyaman. Bahkan akses jalan mudah hingga ke desa-desa termasuk elektrifikasi sudah merata.
Gibran, kata Deli lebih mengerti dan paham soal pemerintahan dibandingkan dirinya sebagai pengusaha. Juga belum tentu umur yang lebih tua, punya pengalaman dibandingkan yang lebih muda.
“Kalau saya tidak ragu. Saya melihat dari faktanya saja kehidupan Mas Gibran yang saat Pak Jokowi jadi Wali Kota Solo dua periode, tentu juga mengikuti kerja-kerja Bapaknya bagaimana melayani rakyat. Juga termasuk saat menjadi Gubernur DKI Jakarta hingga Presiden RI. Tentu sebagai putra tertua, Mas Gibran juga banyak belajar cara mengelola rakyat dari sang bapak. Saya meyakini Mas Gibran selalu learning by doing dari Pak Jokowi," ungkap kader loyal dan militan Beringin ini sejak jenjang Pokja hingga LPK di DPP Partai Golkar ini.
"Jadi maksud saya jenjang itu sudah kelihatan bahwa anak secara genuine belajar dari orang tuanya. Saya sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar sangat yakin dengan adanya pasangan Prabowo-Gibran adalah yang terbaik untuk masa depan bangsa Indonesia lebih maju lagi,” imbuhnya.
Pilihan Golkar Tepat
Dia meyakini pilihan Golkar pun sudah tepat. Pasalnya diketahui Golkar adalah partai besar, senior, dan khatam pengalaman politik.