"Saat ini masih ada yang menganggap Pancasila hanya sebagai istilah yang tidak benar-benar dipahami makna filosofisnya. Kondisi ini mengisyaratkan adanya kegagalan dalam menghadirkan Pancasila sebagai tata nilai yang kompetitif. Sehingga 'kalah bersaing' dengan nilai-nilai modernitas dan pragmatisme yang menjejali ruang publik yang ditopang oleh derasnya arus globalisasi," pungkas Bamsoet.