Kabargolkar.com - Sekretaris Prabowo-Gibran, Nusron Wahid angkat bicara, mengenai kritik soal bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan. Menurut Ketua Bappilu DPP Partai Golkar ini, keputusan presiden memberikan BLT kepada masyarakat Indonesia pada masa sekarang sudah tepat.
"Yang namanya BLT Mitigasi Risiko Pangan ya memang harus diberikan saat terjadi paceklik atau kekurangan stok pangan. Dan hari ini kondisi itu tengah terjadi karena stok pangan nasional dan dunia sedang menurut akibat El Nino," kata Nusron dalam keterangan tertulis, Selasa (6/2/2024).
Legislator Golkar ini menjelaskan, waktu pemberian Bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan memang harus disesuaikan dengan musim tanam (MT) yang sedang berjalan.
"Waktunya ya memang di antara akhir MT ke-3 tahun lalu dan MT pertama tahun ini. Jatuhnya ya disekitar bulan Januari dan Februari tahun ini," urai Nusron.
"Kalau dikasihnya di bulan Maret ya berarti bukan mitigasi risiko pangan namanya, karena di bulan itu sudah panen raya MT 1," sambungnya.
Lebih lanjut, Nusron menjelaskan pemberian BLT di bulan Maret justru akan merugikan para petani.
"Kalau diberikan di awal Maret, malah menambah harga pangan jatuh pada saat panen. Jadi keputusan Presiden Jokowi sudah tepat," jelas Nusron.
"Saat ini memberikan bansos saat harga pangan tinggi, dan membeli harga gabah petani saat harga jatuh nanti," lanjutnya.