Kabargolkar.com - Sekertaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid menyoroti, langkah Forum Komunikasi Antar Relawan Ganjar-Mahfud mengeluarkan Petisi Brawijaya yang salah satunya memprotes deklarasi kemenangan capres-cawapres 02 seusai hasil hitung cepat atau quick count (QC) sejumlah lembaga survei.
Menurut Ketua Bappilu DPP Partai Golkar ini, tidak ada aturan yang dilanggar dari perayaan tersebut. "Substansi yang mau diprotes apa? Ada aturan yang dilanggar? Kan nggak ada," kata Nusron saat dikonfirmasi wartawan, dikutip Rabu (21/2/2024).
Prabowo-Gibran diketahui menggelar acara bersama relawan di Istora Senayan pada Rabu (14/2) malam. Acara itu dihelat usai paslon nomor urut 2 itu unggul dalam perolehan suara berdasarkan quick count sejumlah lembaga survei.
Legislator Golkar ini mengaku, pihaknya tidak melarang aspirasi protes dari masyarakat. Namun, ia juga mempertanyakan alasan relawan Ganjar melarang pihaknya melakukan perayaan bersama relawan.
"Ya protes ya silakan. Kita merayakan sambil nobar quick count masa nggak boleh. Memang hasil quick count-nya begitu masa kita nggak boleh senang," ujar Nusron.