18 April 2021
Mahyudin Ajak Ibu-Ibu Majelis Taklim Pelajari Agama Dengan Benar
 
  12 Desember 2018
  • Share :
[caption id="attachment_16794" align="aligncenter" width="780"] Mahyudin (kompas.com)[/caption] kabargolkar.com, TANAH GROGOT -Wakil Ketua MPR Mahyudin mengajak ibu-ibu yang mengikuti majelis taklim untuk mempelajari agama dengan benar, untuk menangkal dan menghindari paham-paham radikal. Ajakan itu disampaikan Mahyudin kepada para ibu yang tergabung dalam Badan Kontak Majelis Taklim Tanah Grogot, peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin (10/12/2018). Pada sosialisasi yang turut mengundang narasumber anggota Fraksi Partai Golkar MPR, M. Suryo Alam ini, Mahyudin membahas soal pembelajaran agama menjadi salah satu tantangan kebangsaan yang dihadapi Indonesia. Hal tersebut adalah masih adanya pemahaman keagamaan yang keliru dan sempit. Pemahaman agama yang keliru dan sempit ini bisa melahirkan radikalisme.
--
Demi meredam radikalisme tersebut, pemerintah menjalankan deradikalisasi. Namun program tersebut belum berjalan optimal, menurutnya orang yang sudah terpapar radikalisme akan sulit untuk kembali normal. Karena itu Mahyudin mengajak para ibu untuk mempelajari agama melalui jalur yang benar. Belajar agama melalui majelis taklim ini merupakan jalur yang benar, ujarnya. Mahyudin menegaskan untuk menghindari mempelajari agama dari internet. Sebab, informasi dari internet bukan tidak mungkin mengandung informasi yang salah dan menyesatkan. Jadi harus hati-hati, jangan sampai masuk perangkap paham radikal, katanya.
--
Dirinya pun mencontohkan dakwah yang dilakukan Nabu Muhammad. Dakwah yang dilakukan Nabi Muhammad bukanlah dengan cara kekerasan. Menurutnya, jika dakwah dilakukan dengan cara kekerasan, maka orang menjadi tidak senang dengan ajaran agama itu sendiri. Dakwah itu dengan memberi contoh. Dakwah sebenarnya harus mampu merangkul, bukan memukul. Dakwah juga harus mampu mengajak, bukan mengejek, paparnya. Mahyudin juga mengingatkan para ibu anggota majelis taklim untuk memperkuat tali persaudaraan. Mulai dariukhuwah bashariah,ukhuwah wathoniyah, danukhuwah Islamiyah. Ukhuwah Islamiyahadalah persaudaraan sesama umat Islam. Kemudian adaukhuwah wathoniyahyaitu persaudaraan antar anak bangsa, danukhuwah bashariahyaitu sama-sama anak nabi Adam, tegasnya. (kompas)
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.