kabargolkar.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Meutya Hafid mendesak para pimpinan TNI agar segera menindak dan memproses hukum para pelaku anggota TNI yang terlibat dalam pencarian tahanan dan pembakaran Polsek Ciracas pada Rabu (12/12/2018) dini hari.
"Sebagai mitra TNI, kami minta jika memang terbukti ada kesalahan dari pihak TNI maka perlu diproses secara tegas mengikuti aturan. Kekerasan bentuk apapun tidak dapat dibenarkan. Apalagi jika melibatkan unsur TNI dan Polri," kata Meutya saat dihubungi Rabu (12/12) siang.
Meutya menilai, perlu adanya perbaikan di internal TNI mengingat tak sedikit anggota TNI yang melanggar profesionalitas.
Anggota Komisi I lainnya, Charles Honoris menambahkan, proses hukum yang akan dijalankan kepada anggota TNI yang diduga terlibat harus terbuka dan transparan.
"Semua warga negara sama di mata hukum. Tidak ada pengecualian. Hanya saja personil militer memiliki proses hukum yang berbeda melalui peradilan militer. Namun, tetap saja proses hukum harus dijalankan dan dilakukan secara transparan," katanya.