Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), mempercepat digitalisasi Koperasi Desa Merah-Putih (KDMP). Hal itu ditegaskan oleh
Menkomdigi Meutya Hafid, untuk memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa.
Meutya mengatakan terdapat tiga fokus utama, yang didorong dalam percepatan digitalisasi KDMP. Diantaranya yakni meningkatkan efisiensi usaha, mengintegrasikan rantai pasok, dan memperluas akses pasar bagi koperasi serta pelaku usaha lokal.
Dalam hal ini, ia menyatakan bahwa digitalisasi bukan hanya sekedar pemanfaatan perkembangan teknologi. Namun hal yang paling penting, yakni sebagai langkah nyata dalam memperbaiki cara koperasi bekerja.
"Digitalisasi harus berdampak langsung: lebih efisien, pasar makin luas, dan usaha koperasi makin kuat," kata Meutya Hafid saat meninjau Koperasi Al Ittifaq di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu, (25/4/36).
Menkomdigi menilai bahwa Koperasi Al Ittifaq sebagai salah satu contoh bekerjanya suatu koperasi yang baik. Sebab diungkapkannya, koperasi itu berhasil mengintegrasikan usaha dari hulu ke hilir, mulai dari produksi hingga distribusi.
Menkomdigi Meutya menjelaskan bahwa sistem digital yang digunakan Koperasi Al Ittifaq, telah terbukti membantu perencanaan produksi lebih akurat. Bahkan tidak hanya itu, digitalisasi Koperasi Al Ittifaq, juga dapat mempercepat distribusi hingga ke pasar.
"Sistem manajemen berbasis digital, dapat mengelola produksi, stok, hingga distribusi secara lebih tertata dan terukur. Sehingga, mampu bersaing di pasar yang lebih luas," jelasnya.