Firman Soebagyo Setujui Pengadaan 1.000 Alat Pengering Pascapanen
Kabar Golkar 16 April 2018
Â
Â
Kabargolkar.com, Jakarta - Sebanyak Rp 1 triliun anggaran Pemerintah akan difokuskan untuk pengadaan 1.000 alat pengering pascapanen. Kebijakan ini diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan 16 juta warga miskin di pedesaan.
Pemfokusan anggaran ini diambil dalam rapat Kementerian Pertanian (Kementan) 2018 di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu (15/4)
Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo setuju dengan kebijakan ini. Alasannya, selama ini petani memang butuh alat pengering hasil panen. Dengan adanya alat pengering itu, hasil produksi petani akan lebih berkualitas, tahan lama, dan harganya lebih tinggi.
"Selama ini, kualitas gabah tidak bagus karena kadar air masih tinggi. Sebab, sistem pengering kita masih konvensional, masih andalkan terik matahari, yang terkadang banyak hujan di musim panen. Yang dilakukan Kementan sudah tepat dan sudah sejalan dengan perjuangkan Komisi IV," kata politisi senior Partai Golkar ini, kemarin.
Firman yakin, dengan alat itu, kesejahteraan petani meningkat. Dengan sendirinya, jumlah penduduk miskin akan berkurang signifikan. Dia pun setuju jika anggaran untuk pembelian alat pengering itu ditambah lagi.
"Saya rasa pengadaan pengering ini memang suatu kebutuhan. Bahkan (Rp 1 triliun) ini tidak cukup. Mungkin bisa tambah lagi. Sebab, problem yang terjadi selama ini, Bulog tidak mau beli gabah petani karena selalu katakan kadar air tinggi. Dengan kualistasnya sudah bagus, tidak ada alasan bagi Bulog tidak beli gabah petani," jelas dia. (Sumarsono)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.