[caption id="attachment_21184" align="alignnone" width="800"]

Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersama Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin (kanan) di Palembang, Minggu (3/3). [foto: fajaronline][/caption]
kabargolkar.com, PALEMBANG -- Partai Golkar menargetkan minimal 18 persen suara secara nasional pada Pemilu 2019. Sumatera Selatan (Sumsel) disebut menjadi salah satu lumbung suara partai berlambang pohon Beringin itu.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebutkan, tren kenaikan elektabilitas Partai Golkar saat ini tidak terlepas dari tingginya angka pemilih di Bumi Sriwijaya. Lumbung suara di Sumatera Selatan, menurut Airlangga, akan dimaksimalkan agar target 18 persen suara dapat diraih.
"Sumatera bagian Selatan merupakan lumbung pendulang suara bagi Partai Golkar. Mengenai berapa persentase-nya di sini kami tidak bisa sebutkan, yang pasti di sini lumbung suara," ujar Airlangga di Palembang, Minggu (3/3).
Menurut Airlangga, momentum 45 hari ke depan sebelum pemilu berlangsung, pihaknya akan semaksimal mungkin agar tren elektabilitas Golkar terus meningkat.
"Waktu kita cukup sempit kalau kita hitung-hitung. Tapi kami yakin, secara nasional Partai Golkar yang menargetkan 18 persen suara nasional bisa diraih," ujarnya.
Saat ini, berdasarkan survei yang ada, Airlangga menyebutkan, jika Partai Golkar berada di kisaran 20 persen. Dia mencontohkan, jika saat ini Sumatera Selatan bisa diprediksi mendapatkan empat kursi di DPR RI. Jumlah ini hanya bisa diimbangi oleh Provinsi Sulawesi Selatan.
"Jadi se-Indonesia ini, peluang Golkar cukup besar di dua daerah itu. Sumsel tambang emas suara," ujarnya. [
viva]