Cawarpes Ma'ruf Amin (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) akan kembali dipertemukan pada ajang debat cawapres, Minggu (17/3). [foto: detik][/caption]kabargolkar.com, JAKARTA -- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, membentuk Komisi Damai untuk debat cawapres.
Komite Damai bertugas untuk mengatasi kemungkinan permasalahan yang terjadi saat debat berlangsung.
"Menurut saya, apa pun yang dilakukan untuk mendamaikan semua kubu, baik-baik saja. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Bambang di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/3).
Politikus Partai Golkar itu juga mengimbau pihak Jokowi, Prabowo, dan lainnya untuk tidak saling membenturkan sesama anak bangsa.
"Karena yang rugi adalah kita semua," tegasnya.
Karena itu, Bamsoet menegaskan pimpinan dan anggota parlemen mengimbau kepada semua pihak untuk menghentikan kampanye hitam.
"Karena publik tidak bodoh. Publik bisa melihat mana yang menebar hoaks, mana yang melakukan kejujuran dalam pemilu kali ini," katanya. [jpnn]