Berdasarkan hasil hitung suara di laman pemilu2019.kpu.go.id, hingga tadi malam sekitar pukul 20.00 WIB, ada 500 lebih TPS yang sudah dilakukan penghitungan. Artinya, sudah masuk sekitar 6 persen dari total 8.133 TPS. Hasil sementara, PDI Perjuangan kembali memimpin dengan perolehan hampir 15 ribu suara dari lima daerah pemilihan (dapil) atau 17 persen, disusul NasDem 15 persen, Golkar, dan Demokrat.
Ketua DPC Partai Gerindra Kobar Triyanto mengatakan, berdasarkan data suara sementara yang sudah masuk, pihaknya sudah mengantongi perolehan kursi untuk DPRD kabupaten.
“Yang jelas data yang kami kumpulankan sementara, 5 kursi (DPRD kabupaten) sudah di tangan,” kata Triyanto kepada Kalteng Pos.
Meski demikian, Triyanto menjelaskan, data yang dimiliki adalah perolehan suara berdasarkan penghitungan yang dilakukan internal partai menggunakan model C-1, sebagai dasar pegangan dan kebutuhan partai sendiri.
“Sementara untuk hasil pastinya kami menunggu keputusan penghitungan resmi dari KPU Kobar,” sebutnya.
Berbeda dengan Gerindra, parpol lainnya sepakat untuk tidak membuka kepada publik soal data perolehan suara partainya pada pemilu 2019. Kebijakan itu diambil agar tidak menimbulkan kegaduhan politik di lapangan akibat saling klaim suara.
Saat dikonfirmasi awak media, DPD Partai Golkar Kobar enggan membuka data terkait perolehan suara berdasarkan C-1 yang didapat dari saksi partai. Pihaknya berdalih ingin menjaga situasi daerah tetap kondusif agar tak ada kegaduhan politik usia pelaksanaan pemilu serentak 2019.
“Kalau soal data kami ada semuanya. Ini hanya untuk konsumsi internal partai, bukan untuk publik. Kita telah sepakat akan hal itu guna mengantisipasi kemungkinan perbedaan dan saling klaim suara,” ungkap salah satu petugas partai saat ditemui di Kantor DPD Golkar, Minggu (21/4). (kaltengpos)