Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Suara Golkar Disebut Naik di Pasuruan
  Kabar Golkar   23 April 2019
kabargolkar.comPASURUAN – Caleg
yang melenggang ke kursi DPRD Kota Pasuruan pada periode 2019-2024 tampaknya bakal banyak diisi oleh wajah baru. Sejumlah caleg petahana, diperkirakan tumbang berdasarkan penghitungan suara yang dilakukan oleh partai politiknya sendiri. Pada periode sebelumnya, ada tiga parpol yang berhak menduduki pucuk pimpinan dewan. Yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dimana kala itu, PKB memperoleh kursi terbanyak dan suara kumulatif tertinggi, disusul berurutan dengan Partai Golkar dan PDIP. Pada Pemilu 2019 kali ini, ada sedikit pergeseran dalam perolehan kursi. Ketua Tanfidziyah DPC PKB Kota Pasuruan, Ismail Marzuki Hasan mengaku telah menghimpun perolehan kursi untuk parpol yang dipimpinnya. Perolehan kursi yang didapat PKB, berpotensi turun dibandingkan periode sebelumnya. “(Penurunannya) lumayan lah, hilang dua kursi kita. Sekarang delapan. Data yang sudah masuk sekitar 94 hingga 95 persen, berdasarkan C1,” ujarnya. Ismail mengklaim, perolehan delapan kursi itu tersebar di empat daerah pemilihan (dapil) yang ada. Dapil Panggungrejo, ada tiga kursi yang diperoleh caleg M Nawawi, M Machfudz, dan Sufyan. Lalu di Dapil Bugul Kidul, ada dua kursi yang diperoleh Ismail Marzuki Hasan dan Miftahul Jannah. Sementara di Dapil Gadingrejo memperoleh dua kursi. Yakni M Yasin dan Sugiarto. Kemudian di Dapil Purworejo hanya satu kursi yang diraih Abdullah Junaedi. Ismail sendiri, mengaku ada lima caleg petahana yang kemungkinan tak lolos. Kelima caleg petahana itu yakni Okky Nanda Rusdianto dari Dapil Bugul Kidul; Ukrimatus Saadah, M Sodiq, dan Amin Mahmud dari Dapil Gadingrejo; dan M Iksan dari Dapil Purworejo. “Ada beberapa ganti wajah baru. Namun bagaimanapun hasil internal partai kami, tetap kami tunggu hasil resmi dari KPU,” ungkap dia. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Pranoto juga telah mengantongi nama-nama caleg dari partainya yang memiliki potensi lolos. Jumlahnya ada dua orang. Yakni Muhammad Arief dari Dapil Panggungrejo dan Suharsono dari Dapil Purworejo. “Berdasarkan data manual yang sudah masuk, bukan dari C1. Namun data yang kami himpun sudah 96 persen, tinggal beberapa TPS saja yang belum masuk. Data itu kami himpun lalu dihitung dengan model sainte lague, dan sudah ketemud dua itu,” ujarnya. Tak berbeda dengan PKB, perolehan kursi yang diklaim PDIP juga mengalami penurunan. Caleg petahana dari PDIP yang dimungkinkan tak lolos yakni Pranoto dan Wahyu Widodo. Pranoto memaparkan sejumlah faktor yang banyak mempengaruhi pergeseran suara yang didapat partai berlambang banteng moncong putih itu. “Kalau saya rasa selama ini teman-teman sudah maksimal. Namun, dari sisi pengawasan yang dilakukan Bawaslu. Ternyata yang terjadi di lapangan itu gila-gilaan money politics-nya,” ungkap dia. Kendati tak mengantongi bukti, Pranoto mengaku menerima laporan dari kadernya di tingkat kelurahan. Berkaitan dengan banyaknya indikasi money politic. Bahkan dia menyebut hal itu terjadi di sekitar area TPS. Menurut dia, laporan itu tak hanya satu atau dua saja, melainkan banyak
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.