Â
[caption id="attachment_22862" align="aligncenter" width="700"]
Suasana salah satu TPS di Bali (dw/Surya Sanjaya)[/caption]
kabargolkar.com, DENPASAR - Meski penghitungan suara hasil Pileg 2019 masih berlangsung di tingkat kecamatan, sejumlah parpol sudah bisa memastikan perolehan kursi mereka ke DPR RI Dapil Bali. PDIP, misalnya, sudah kunci 6 kursi DPR RI Dapil Bali, sementara Golkar yakin amankan 2 kursi berdasarkan penghitungan saksi dan C1.
Wakil Ketua DPP PDIP, I Made Urip, mengatakan partainya sudah sudah mengunci 6 kursi DPR RI Dapil Bali. Dasar perhitungannya, PDIP mengantongi 1,4 juta suara di Bali dalam Pileg, 17 april 2019 lalu. Dari hasil reka para saksi PDIP dengan C1 yang sudah dikantongi, partainya aman dengan 6 kursi DPR RI Dapil Bali.
“Kalau tidak ada perubahan signifikan di bawah, sudah aman 5 kursi DPR RI dan menuju 6 kursi. Ya, peluangnya terkunci 6 kursi,” ujar Made Urip yang juga caleg incumbent DPR RI dari PDIP Dapil Bali kepada NusaBali, Senin (22/4).
Made Urip menyebutkan, walaupun peluang 6 kursi DPR RI Dapil Bali sudah terkunci, namun PDIP tidak mau mendahului KPU Bali yang akan melakukan pleno rekapitulasi suara. ”Supaya tidak jumawa, ya tunggu pleno KPU Bali. Itu kan resmi. Tapi, hitungan kami dengan saksi dan perolehan C1 riilnya, seperti itu, dapat 6 kursi DPR RI Dapil Bali,” tegas politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan yang juga Korwil Bali DPP PDIP ini.
Dari hitung-hitungan dan data sementara yang dikantongi NusaBali, 6 caleg PDIP yang kemungkinan besar akan lolos ke DPR RI Dapil Bali, masing-masing Made Urip, I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan, I Nyoman Parta, I Wayan Sudirta, I Gusti Agung Rai Wirajaya, dan I Ketut Kariyasa Adnayana.
Made Urip (caleg incumbent yang sudah empat periode duduk di Fraksi PDIP DPR RI Dapil Bali), lolos ke Senayan dengan koleksi sementara mencapai 211.931 suara. Sedangkan Alit Kelakan (politisi asal Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, yang mantan anggota DPD RI Dapil Bali 2009-2014), lolos dengan perolehan 134.758 suara.
Kemudian, Nyoman Parta (politisi PDIP asal Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar yang masih menjabat Ketua Komisi IV DPRD Bali), sudah mengantongi 121.234 suara. Sementara Wayan Sudirta (politisi PDIP asal Desa Pidpid, Kecamatan Abang, Karangasem yang mantan anggota DPD RI Dapil Bali 2004-2009 dan 2009-2014) sudah mengantongi 78.637 suara.
Selanjutnya, IGA Rai Wirajaya (politisi PDIP asal Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara yang sudah tiga periode duduk di DPR RI Dapil Bali) buat sementara memperoleh 66.915 suara. Sebaliknya, I Ketut Kariyasa Adnyana (politisi PDIP asal Desa/Kecamatan Busungbiu, Buleleng yang kini anggota Komisi III DPRD Bali) telah mengantongi 57.022 suara. Kariyasa Adnyana ditempel oleh IGA Putri Astrid Kartika (caleg incumbent PDIP asal Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung) yang kini mengoleksi 51.240 suara