Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie (net)[/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - Pelaksanaan pemilu serentak telah merenggut 326 korban jiwa para petugas KPPS di seluruh Indonesia. Jumlah korban tersebut besar kemungkinan masih terus bertambah. Hal ini mendapatkan perhatian serius dari Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie.
ARB menyatakan duka cita mendalam atas jatuhnya ratusan korban jiwa para petugas KPPS yang mengawal suara rakyat Indonesia di Pemilu 2019.
"Saya selaku Ketua dan atas nama seluruh anggota Dewan Pembina, serta kader Partai Golkar seluruh Indonesia menyatakan duka cita yang mendalam atas wafatnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)," ujar ARB, sebagaimana rilis yang diterima kabargolkar.com, Sabtu (27/4/2019).
"Semoga para pahlawan demokrasi ini khusnul khotimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," lanjutnya.
Aburizal meminta segenap pihak untuk melakukan introspeksi dan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Pemilu serentak 2019. Dengan demikian, tragedi nasional memilukan yang menimpa petugas KPPS di Pemilu ini tidak terulang kembali.
"Kita perlu introspeksi dan evaluasi menyeluruh, agar tragedi nasional seperti ini tidak terulang di masa mendatang," tegas ARB. (tim liputan)