Selain drainase, kata Punding, pembenahan yang harus segera dilakukan adalah atap di salah satu ruangan yang bocor. Untuk pembenahan tersebut, DPRD siap membantu menganggarkan. Dengan demikian, pelayanan terhadap masyarakat akan semakin maksimal. “Itu yang menjadi harapan kita semua,” tegas Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini.
Sementara itu, Direktur RSUD Kuala Kurun Rina Sari melalui Kasi Keperawatan Rachmat Tambun menuturkan, RSUD Kuala Kurun juga memerlukan penambahan ruangan perawatan, khususnya untuk kelas 3. “Penambahan ruangan perawatan kelas 3 sangat perlu, mengingat sekarang ini sudah banyak masyarakat yang terdaftar menjadi peserta BPJS, baik kesehatan maupun ketenagakerjaan,” terangnya.
Dia pun berharap adanya pengangkatan tenaga perawat Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk diusulkan menjadi pegawai negeri sipil (PNS). ”Saat ini perawat PTT di RSUD Kuala Kurun berjumlah 76 orang, sedangkan perawat PNS ada 23 orang,” tukasnya. [bambang]
Â
sumber berita