Kabar Golkar

Pemilu 2019, KPPG Target Penambahan Perempuan di Parlemen

Oleh Kabar Golkar · · Kabar Nasional

Pemilu 2019, KPPG Target Penambahan Perempuan di Parlemen
Pemilu 2019, KPPG Target Penambahan Perempuan di Parlemen
Bagaimana KPPG bisa membuktikan bahwa perempuan, khususnya dari Partai Golkar memperoleh dukungan signifikan dari pemilih? Kami sudah menyusun program kerja. KPPG akan melaksanakan empat program unggulan secara maksimal untuk berkontribusi pada pemenangan Partai Golkar. Program tersebut meliputi penguatan pribadi, guna menciptakan kader perempuan yang kompeten, berintegritas dan mampu memperjuangkan nilai-nilai kesetaraan dan keadilan. Kedua, penguatan peranan perempuan dalam partai, dimulai dari peningkatan representasi dalam struktur partai serta mendorong pembentukan kultur dan kebijakan internal partai yang membuka kesempatan terhadap kepemimpinan perempuan. Program ketiga adalah penguatan konstituen (pemilih perempuan-red) agar menjadi pemilih yang cerdas serta memahami hak-hak politiknya. Sementara program keempat adalah penguatan kebijakan, melalui analisa dan perumusan isu-isu kebijakan serta mendorong sikap Partai Golkar agar memiliki keberpihakan kepada perempuan dan sensitif gender. Melihat program unggulan tersebut, semestinya ada peningkatan jumlah kader perempuan Partai Golkar di DPR-RI. Berapa target dalam Pemilu Legislatif tahun 2019? Ke depan, kami menargetkan kader perempuan Partai Golkar di DPR-RI sebanyak 25 orang. Saat ini, jumlahnya baru 18 orang. Sehingga dengan jumlah tersebut, diharapkan para Srikandi Golkar di parlemen bisa mewarnai dan mempengaruhi setiap keputusan di legislatif. Apakah hanya mempersiapkan kader perempuan untuk ke legislatif? Tentu saja tidak harus ke arah sana. KPPG juga memberi perhatian kepada kader perempuan yang hendak menjadi calon di pemilihan kepala daerah. Selain memberi masukan kepada calon perempuan legislatif, juga memberi pendidikan politik bagi pemilih perempuan milenial, sebagai salah satu kelompok calon pemilih cukup signifikan Pemilu 2019. Yakni sebanyak 30 persen populasi kelompok usia masyarakat Indonesia pada 2019. Adanya calon perempuan di Pilkada akan dikomunikasikan kepada para pemlih. Dan sesuai visi KPPG, dalam implementasinya KPPG telah membentuk dua lembaga, yaitu Lembaga Pendampingan Pemenangan Pemilu bagi kader perempuan dan Lembaga Pelayanan Advokasi Hak-Hak Perempuan. Kedua lembaga ini akan berfungsi sebagai sarana bagi siapa saja yang ingin berkonsultasi, mendapatkan bantuan dan fasilitasi menyangkut informasi, atau menghadapi masalah terkait pemilu dan hak-hak perempuan.