Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Pilkada Gorontalo 2020: Banteng Agresif, Beringin Wait and See
  Kabar Golkar   01 Agustus 2019
[caption id="attachment_26359" align="aligncenter" width="640"]pilkada gorontalo/> Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang juga Ketua DPD I Golkar Gorontalo bersama Ketua DPD PDIP Gorontalo Kris Wartabone (kanan), sebagai partai pemenang pertama dan kedua, Golkar dan PDIP akan bertarung keras di Pilkada Gorontalo yang akan dilaksanakan secara serentak tahun 2020.[/caption] kabargolkar.com, GORONTALO - Pasca Pileg 2019, pertarungan partai politik masih akan berlanjut di Pilkada serentak 2020. Semua partai akan menjadikan momentum politik itu sebagai sasaran antara menuju momentum politik akbar lima tahunan di Pemilu 2024 mendatang. Dari sekian banyak partai, menarik untuk disimak adalah pertarungan dua partai besar yang menjadi pemenang pertama dan kedua di Gorontalo saat Pileg 2019. Yaitu Golkar sebagai pemenang pertama dan PDIP pemenang kedua. Bagi Golkar, keberhasilan di tiga pilkada pada tahun depan yaitu Pilkada Bone Bolango, Pilkada Kabupaten Gorontalo dan Pilkada Pohuwato, akan membuka jalan untuk tetap mempertahankan kebesaran Golkar di Provinsi Gorontalo pada pemilu 2024. Begitu juga dengan PDIP. Kemenangan di tiga pilkada pada tahun depan, juga akan membuka peluang PDIP untuk bisa menggeser posisi Golkar yang selalu menjadi pemenang Pileg provinsi Gorontalo. Sekretaris DPD PDIP Gorontalo La Ode Haimudin mengisyaratkan PDIP akan bergerak lebih agresif menghadapi tiga pilkada tahun depan. Selepas Kongres PDIP pada awal Agustus atau selambat-lambatnya akhir 2019, telah ada kepastian figur calon dan partner koalisi PDIP di Pilkada Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, dan Pohuwato. “Kita akan berupaya agar penetapan calon dan koalisi Pilkada bisa lebih cepat. Jadi ada waktu yang cukup bagi calon dan partai pengusung untuk bekerja dalam mendongkrak popularitas, elektabilitas dan akseptabilitas di Pilkada. Kita tidak mau nanti saat injury time baru ada kejelasan,” ujarnya. La Ode memastikan, di tiga pilkada, PDIP sudah punya figur yang disiapkan. Untuk Pilkada Bone Bolango, PDIP mempersiapkan Wakil Bupati Kilat Wartabone sebagai calon bupati. Di Pilkada Kabupaten Gorontalo, ada dua figur yang berpotensi diusung yaitu Tony Junus dan Veny Anwar. Di Pilkada Pohuwato, Wakil Bupati Amin Haras yang menjadi Ketua DPC Pohuwato, juga dipersiapkan untuk calon papan satu. Dia mengatakan, perolehan kursi PDIP di tiga daerah itu yang tidak memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon, mengharuskan partai untuk mencari mitra koalisi. La Ode mengatakan, sejauh ini PDIP masih terus membangun koalisi dengan semua partai. “Belum bisa dipastikan siapa yang akan jadi mitra koalisi PDIP, karena sekarang ini penjajakan politik masih cair,” jelasnya. Tapi untuk Pilkada Kabupaten Gorontalo, La Ode mengakui, sudah terbangun komunikasi politik dengan PAN. Untuk menduetkan Tony Junus dengan Fadli Hasan. Namun sekali lagi, La Ode menyatakan, ini masih sebatas penjajakan. “Karena pak Tony juga masih fokus untuk sosialisasi untuk mendongkrak survei. Karena calon yang akan diusung PDIP salah satu variabelnya adalah hasil survei,” ungkapnya
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.