[caption id="attachment_26110" align="aligncenter" width="700"]
ilustrasi (net)[/caption]
kabargolkar.com, YOGYAKARTA - DPD Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengklaim satu suara untuk menentukan pilihan calon ketua umum partai berlambang beringin ini. Dari sejumlah nama, dua nama kuat yang dinilai potensial mendapat banyak pemilih, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo alias Bamsoet.
Ketua DPD Partai Golkar DIY, Haryadi Suyuti partainya sudah satu suara menentukan pilihan, yakni Airlangga. Meskipun, saat ini belum ada kegiatan dalam memilih pucuk pimpinan partai.
"Sekarang ini itu adalah (masanya) konsolidasi pascapileg-pilpres. Kami dari DPD I Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta tetap istiqamah mendukung Pak Airlangga," kata Haryadi saat dihubungi, Kamis, 1 Agustus 2019.
Menurut Haryadi, pengurus tengah menampung masukan capaian-capaian internal partai. Usulan mendukung salah satu potensi kandidat calon ketua umum juga masuk di dalamnya.
"Kita saat ini fokus pada bagaimana pembenahan internal di Partai Golkar. Apabila nanti pada saatnya itu ada pemilihan Ketua Umum Partai Golkar, kami juga tetap mendukung Bapak Airlangga Hartarto," ucapnya.
Kondisi pengurus daerah sempat terpecah soal pandangan calon ketua umum partai. Sejumlah pengurus di daerah sempat tidak satu suara dengan yang Haryadi sebut.
Ada tiga pengurus daerah yang berbeda pandangan
. Ketiganya yakni Bantul, Kulon Progo, dan Sleman
. Menurut Haryadi, kondisi itu sebatas miskomunikasi internal sehingga lebih condong kepada Bamsoet
.
Haryadi mengklaim pengurus Golkar di DIY sudah menyelesaikan perbedaan pandangan itu. Ia menyatakan tak ingin memperpanjang masalah internal.
"Komitmen DPD I Partai Golkar tetap mendukung Pak Airlangga. DPD I Partai Golkar dengan semua DPD II dalam wilayah DPD Partai Golkar DIY," kata Wali Kota Yogyakarta ini. (
medcom)