Mohamad Hardita Magdi, SH[/caption]
kabargolkar.com, BLITAR - Ditengah generasi millenial tengah berlomba untuk merantau di Ibukota dan memimpikan bekerja di sebuah perusahaan Asing dengan gaji besar, Mohamad Hardita Magdi, SH memilih untuk mengabdi ditempat kelahirannya. Dito, sapaan akrabnya, bertekad maju sebagai wakil rakyat agar bisa berfokus untuk mengembangkan bakat-bakat anak muda di kota Blitar.
“Alhamdulillah, masyarakat memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi wakil mereka, ini merupakan sebuah tantangan bagi saya. Sebagai generasi milenial saya harus membuktikan kalau anak muda mampu menjadi pemimpin.” Tutur Dito.
Dito pun berniat untuk lebih fokus terhadap pendidikan untuk anak-anak muda, karena menurutnya pendidikan di Kota Blitar saat ini sudah mendukung, tetapi generasi mudanya justru mengalami penurunan semangat untuk belajar.
“Saya merasakan selama bersosialisasi dengan generasi muda di Blitar baik di kota maupun kabupaten banyak anak muda yang kurang serius dalam bersekolah, mereka hanya sebatas menuntaskan kewajiban untuk bersekolah tanpa bisa memaknai proses belajarnya.” Jelas Dito.
Kepedulian Dito terhadap pendidikan pun ditunjukkan melalui aktifitasnya yang tergabung dalam berbagai komunitas di Kota Blitar. Melalui keterlibatannya di komunitas-komunitas tersebut Dito pun secara aktif mengingatkan teman-temannya untuk tetap mengutamakan sekolahnya.
“Berkomunitas itu adalah kewajiban bagi anak muda untuk mengembangkan bakat dan berjejaring, tetapi jangan lupa juga kita punya tugas utama untuk belajar, selagi masih muda kita harus bisa menyeimbangkan kedua hal tersebut”. Tegas Dito
Legislator muda Partai Golkar yang memiliki bisnis Cafe dan Gym ini berpandangan bahwa pendidikan adalah kunci utama generasi muda untuk membuka kesuksesan dimasa depan, dia bertekad setelah dilantik menjadi anggota DPRD Kota Blitar periode 2019-2024, akan lebih berfokus untuk turun di lapangan dan langsung berinteraksi dengan masyarakat terutama generasi muda di Kota Blitar.
“Anak muda seperti saya memang minim pengalaman, tetapi jangan pernah meremehkan visi dan semangat anak muda, karena Anak muda itu adalah mata angin Perubahan dan ujung tombak sebuah bangsa”. Pungkas Dito. (*)