Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
GEMA Golkar Bahas Masa Depan Mobil Listrik di Indonesia
  Kabar Golkar   31 Agustus 2019
[caption id="attachment_27797" align="aligncenter" width="660"] Dari kiri ke kanan, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika, Ketua Divisi Mobil Listrik 2018 Politeknik Negeri Bandung Amirul Siddiq Mirza Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Padjajaran Adhi Viari Nugraha dan Satya Hangga Yudha dalam diskusi GEMA Golkar d Bandung (30/8).[/caption] kabargolkar.com - Gerakan Milenial Airlangga Hartarto Golkar (GEMA Golkar) mengadakan diskusi dengan tema 'Masa Depan Mobil Listrik di Indonesia' Bandung, (30/8). Diskusi dimoderatori pengamat energi Satya Hangga Yudha dengan narasumber Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika dan 2 orang mahasiswa, yaitu Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Padjajaran Adhi Viari Nugraha dan Ketua Divisi Mobil Listrik 2018 Politeknik Negeri Bandung Amirul Siddiq Mirza. Moderator Hangga membuka diskusi dengan menanyakan narasumber tentang seluk beluk mobil listrik. Para narasumber menyebutkan bahwa mobil listrik akan lebih ramah lingkungan. "Mobil listrik juga lebih hemat energi dibanding mobil berbahanbakar fosil," ungkap Amirul yang merupakan mahasiswa jurusan Teknik Mesin. Berikutnya moderator menyinggung tentang kesiapan industri Indonesia untuk menunjang mobil listrik. Untuk hal ini Direktur Putu menjawab dengan mantap. "Kementerian Perindustrian mengusahakan adanya industri pembuatan baterai mobil listrik di Indonesia. Bahan baku baterai mobil listrik didominasi oleh nikel dan Indonesia salah satu penghasil nikel terbesar di dunia," tegas Putu. Mengenai fasilitas pengisian baterai juga moderator tanyakan kepada Direktur Putu, terutama untuk peran swasta karena masih sedikit sekali tempat pengisian baterai. "Saat ini untuk motor listrik sudah ada fasilitas penggantian baterai di minimarket. Masalah utama kendaraan listrik memang dalam hal pengisian," tambah Putu. Untuk penutup para narasumber menyampaikan optimismenya akan pengembangan mobil listrik di Indonesia. Apalagi pengembangan mobil listrik di Indonesia harus sesuai dengan peraturan tentang Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). "Ini merupakan kesempatan bagi SDM Indonesia menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bisa membuat mobil listrik. Apalagi TKDN mobil listrik cukup tinggi," tutup Adhi.
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.