Yanto Setianto. (Foto: RMOLJabar) [/caption]
kabargolkar.com, BANDUNG - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bandung meminta agar BBWSC (Balai Besar Wilayah Sungai Citarum) bertanggung jawab terkait dampak proyek floodway Cisangkuy di Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang.
Anggota Fraksi Golkar sekaligus Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung Yanto Setianto mengaku sudah menerima aspirasi dari masyarakat soal kerusakan infrastruktur dan dampak lain akibat pembangunan itu.
"Pihak BBWS Citarum dan kontraktor harus segara bertanggung jawab. Bila BBWSC tidak ada anggaran perbaikan nanti akan dilimpahkan ke kontraktor yang kini mengerjakan proyek itu," ungkap Yanto.
Meski proyek tersebut merupakan proyek nasional yang didanai APBN. Namun, Yanto menilai keluhan yang dirasakan masyarakat Kabupaten Bandung yang terdampak tetap harus mendapatkan perhatian yang serius.
"Kami (di DPRD Kabupaten Bandung) juga tidak mau nanti perbaikan dilakukan ala kadarnya. Semisal nanti warga tidak puas perbaikannya, maka akan kami dorong lagi pertanggung jawabannya," beber Yanto.
Sebelumnya, masyarakat di Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, mengeluhkan proyek floodway (saluran baru) Cisangkuy yang kini tengah berjalan tidak jauh dari daerahnya.
Pasalnya, akibat pengerjaan proyek tersebut ruas jalan yang biasa dilintasi rusak parah. Bahkan tak sedikit dari masyarakat yang mulai alami infeksi saluran pernafasan. (rmol)