Keterangan gambar: Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memberikan orasi pada demonstrasi di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Selasa (8/12/2015). Buruh mendesak KPK melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi di Pelindo II dan dugaan pencatutan nama presiden serta wakil presiden untuk meminta saham Freeport. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)[/caption]
Â
KABARGOLKAR - Menanggapi rencana deklarasi dukungan para buruh KSPI yang dipimpin Said Iqbal untuk Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon Presiden (Capres) 2019, ditanggapi santai partai pendukung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Seperti yang disampaikan politisi Golkar Ace Hasan syadzily, yang menilai deklarasi tersebut sebagai hal yang biasa saja. “Ya bagus-bagus saja Said Iqbal dari Serikat Buruh KSPI deklarasikan Prabowo sebagai Capres,” ujar Ace, Selasa (1/5/2018).
Menurutnya, hal tersebut bukan merupakan sesuatu yang aneh. Pasalnya ia sudah melihat arah dukungan Said Iqbal memang condong ke arah Prabowo. “Itu tidak aneh, biasa saja kalau Said Iqbal dukung Prabowo,” kata Ace. Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu pun menekankan bahwa Said Iqbal juga sebelumnya pernah mendukung Prabowo dalam pilpres 2014.
Namun, sosok yang didukung tersebut kalah dalam persaingannya menghadapi Jokowi. Saat itu Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa yang merupakan besan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. “Dulu dalam Pilpres 2014, Said Iqbal dukung Prabowo-Hatta juga, tapi (akhirnya) kalah juga,” tegas Ace.
Rencananya para buruh akan mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada siang ini, sekira pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Saat ini para buruh masih melakukan aksi damai di sejumlah titik, termasuk di sejumlah objek vital ibukota, seperti Bundaran HI, depan Istana Negara serta depan Gedung DPR/MPR RI yang menghadap ke arah Jalan Gatot Subroto. [bambang]
Â
sumber berita